Sepakati PPN 10% Google Adsense

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com – idea, Asosiasi E-commers Indonesia menilai akan mengalokasikan biaya lebih untuk kebutuhan mengiklankan produk produk mereka yang berhubungan dengan tambahan Pajak Pertambahan Nilai oleh layanan iklan Google Adsense sebesar 10% "Kalau sekarang kena PPN berarti ada tambahan biaya pajak tapi kalau (besarnya) 10 persen harusnya tidak terlalu besar," ujar Ketua Umum idEA Ignatius Untung, dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (3/9). Adsense Google, memiliki dampak yang cukup besar bagi E-commerce karena melalui layanan itu mereka dapat mendongkrak pengunjung disitus mereka atau memasarkan produk produk perusahaan. Kemudian perusahaan akan membayar tagihan yang dikirim oleh Google. Biasanya, tarif iklan akan menyesuaikan kategorinya. Menurut Untung, dampak dari pengenaan PPN Adsense berbeda bagi setiap e-commerce. Pasalnya, masing-masing perusahaan memiliki strategi pemasangan iklan sendiri. "Porsi Adsense bagi e-commerce tidak bisa dipukul rata. Ada beberapa pemain yang menempatkan Adsense sebagai traffic generator (pendorong kunjungan ke situs), ada juga yang enggak," jelasnya. "Kami tidak masalah membayar pajak (Adsense), selama ini kalau kami pasang iklan di tempat lain juga kena pajak. Misalnya, pasang iklan di media cetak atau portal berita lain juga kena pajak. Jadi sama saja," paparnya. Sebagai informasi, Google Asia Pacific Pte. Ltd. memindahkan hak atas kontrak layanan iklan pengguna di Indonesia kepada PT Google Indonesia (PTGI) mulai 1 Oktober 2019. Google Indonesia berstatus sebagai reseller. Dalam perkembangan selanjutnya, Google Indonesia akan memungut PPN sebesar 10 persen kepada pengguna layanan iklannya. Hal itu akan tercantum dalam salinan persyaratan terbaru akan tersedia di ’Persyaratan Layanan Google Ads’ mulai Oktober 2019 dan seterusnya.
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…