Harga Seragam Batik SMP di Jombang Mahal, Wali Murid Mengeluh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Sejumlah wali murid SMP di Jombang, Jawa Timur, mengeluh dengan harga seragam batik yang mahal. Seragam batik itu dibeli sendiri oleh setiap wali murid khusus untuk murid tahun ajaran baru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Jombang. Untuk satu seragam batik sekolah, wali murid harus mengeluarkan biaya berkisar hingga setengah juta rupiah. Namun, wali murid tidak banyak yang berani mengungkapkan akan mahalnya harga seragam batik tersebut. Salah satu wali murid dari SMP Negeri 2 Jombang, WI (37), yang mewanti-wanti namanya untuk dipublikasikan mengatakan, bahwa harga seragam batik di sekolah anaknya dinilai cukup mahal. "Satu setel seragam, wali murid harus membayar sekitar Rp 339-450 ribu. Itu tergantung ukuran besar kecilnya siswa," katanya, Rabu (11/9/2019). Harga segitu, lanjutnya, hanya berupa kain saja, belum ongkos jahit. Jika ditambah dengan ongkos jahit, biaya yang harus dikeluarkan bertambah menjadi Rp 165 ribu. "Kalau yang putri ukuran L, itu Rp 420 ribu. Kalau untuk ukuran XL harganya Rp 447 ribu. Itu masih berupa kain saja," lanjutnya. "Kalau bisa ya dimurahkan sedikit lah. Kalangan seperti saya yang kurang mampu ini ya sangat keberatan dengan harga segitu," tambahnya. WI mengungkapkan, jika Harga seragam batik ditentukan langsung oleh pihak sekolah. "Memang waktu rapat itu kesepakatan bersama. Namun, waktu itu tidak ada sesi tanya jawab. Jadi langsung diputuskan segitu," ungkapnya. Sementara, wali murid lainnya, N (33), juga mengatakan hal yang sama. Dirinya merasa keberatan dengan mahalnya harga kain seragam batik yang ditetapkan pihak sekolah anaknya. "Saya berharap ada keringanan dari sekolah untuk yang kurang mampu. Sebenarnya keberatan mas. Tapi gimana lagi, sudah ditentukan segitu harganya," katanya. N menjelaskan, oleh pihak sekolah, pelunasan biaya seragam tersebut dilakukan dengan cara mencicil. Maksimal pada Agustus kemarin harus lunas semua. "Iya dicicil. Cuman ya dibatasi sampai bulan kemarin, harua lunas semua beserta uang gedungnya," pungkasnya. (suf)
Tag :

Berita Terbaru

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …

Harga BBM di Malaysia Turun

Harga BBM di Malaysia Turun

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – Harga BBM di Malaysia terpantau mengalami penurunan pada awal bulan ini. Harga BBM jenis RON 95 dan RON 97, termasuk solar di Malaysia, m…