Mbeleset, Kereta Cepat Bakal Mundur Dari Target

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno mengatakan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) berjalan sesuai target. Proyek kini telah memasuki tahap pembangunan jalur layang (elevated). "Ini merupakan pencapaian luar biasa dan suatu lompatan untuk memacu semangat sinergi semua pihak yang terlibat untuk mewujudkan kereta cepat pertama pada 2021. Saya terus mendukung dan mendorong semoga berjalan baik dan dapat beroperasi sesuai yang ditargetkan," kata Rini, Senin (30/9). Meski demikian, Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung diprediksi bakal mundur dari target semula pada kuartal II (April-Juni) 2021. Mundurnya operasional diakibatkan oleh berbagai kendala, terutama soal penyediaan lahan untuk penyimpanan girder kereta dan relokasi menara saluran udara tegangan ekstra tinggi. Direktur Utama Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) Chandra Dwiputra, mengatakan, sejauh ini progres proyek kereta cepat sudah 35 persen. Hingga akhir tahun 2019, minimal penyelesaian proyek harus mencapai 50 persen secara keseluruhan. "Mungkin agak terlambat beberapa bulan. Semester 2 (kuartai III-IV) kita targetkan. Memang ada masalah tapi kita tidak boleh menyerah," kata Chandra di Kementerian Koordinator Perekonomian, Selasa (1/10). Chandra menuturkan, lahan untuk tempat penyimpanan girder yang belum dibebaskan terdapat di daerah kota Bandung. Lahan tersebut, kata dia, milik Ciputra dan harus diselesaikan secara tertib administratif. Adapun luas lahan untuk penyimpanan girder sekitar sekitar satu kilometer persegi. Selain itu, ada pula lahan untuk relokasi menara SUTET milik PT PLN. Chandra menuturkan setidaknya ada 31 SUTET yang harus direlokasi sepanjang lintasan kereta cepat. Ia mengaku, tidak mudah mencari lahan pengganti untuk SUTET dan mekanisme pemindahan harus dilakukan secara business to business. "Susahnya itu lahan. Sepanjang ada lahan tinggal dipakai," katanya. Di satu sisi, KCIC juga harus mempersiapkan masinis, teknisi ahli, serta tenaga pusat kontrol. Khusus masinis, setidaknya butuh 36 masinis yang harus dilatih selama satu tahun dan tersertifikasi oleh Kementerian Perhubungan. Karenanya, Chandra meminta agar Kemenhub sembari menyiapkan standar sertifikasi masinis kereta cepat. Sebab, Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan yang pertama di Indonesia. "Masinis kereta cepat beda dengan kereta biasa. Butuh waktu setahun karena yang dibawa nyawa manusia. Kita sedang programkan," kata dia. Ia menegaskan, meski diprediksi operasional kereta cepat mundur beberapa bulan, Chandra meminta kontraktor untuk berupaya keterlambatan proyek terlalu lama. KCIC memastikan, tahun 2021 Kereta Cepat Jakarta-Bandung siap beroperasi melayani penumpang.
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…