Tim Saber Pungli Jombang Turun Tangan Terkait Keluhan Pengadaan Seragam Bat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Aparat penegak hukum dari Tim Saber Pungli Jombang, Jawa Timur, merespon dengan banyaknya keluhan wali murid mengenai mahalnya harga kain seragam batik di beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Jombang. Ketua Tim Saber Pungli Jombang, Kompol Budi Setiono mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dengan permasalahan yang menjadi sorotan publik itu. “Sejak awal jadi ulasan di media, tim kami sudah mulai bergerak dalam penyelidikan. Dan sampai sekarang kami masih terus berupaya mencari keterangan dan barang bukti lain,” katanya, Rabu (2/10/2019). Budi menjelaskan, proses penyelidikan yang dilakukan Tim Saber Pungli terkait beberapa keluhan yang muncul dengan harga kain yang berbeda di tiap-tiap sekolah. Termasuk harga yang terlalu mahal dari pada di pasaran. “Biasanya kita akan periksa beberapa komponen di sekolah ya. Mulai komite, pihak sekolah juga wali muridnya sendiri nanti,” jelasnya. Budi, yang juga menjabat sebagai Wakapolres Jombang menyebut, bahwa salah satu keluhan pembayaran yang tanpa disertai bukti pembayaran, juga akan menjadi fokus tersendiri. “Termasuk untuk yang kwitansi itu, kita juga perlu tanya nanti sekolah dan pihak-pihak terkaitnya. Gimana kok jadi begitu,” ujarnya. Meski demikian, sambung Budi, Tim Saber Pungli juga sudah sering memberikan penyuluhan kepada banyak sekolah terkait, harus hati-hati langkah yang dilakukan pihak sekolah dalam menentukan kebijakan. “Yang jelas karena ini juga jadi sorotan masyarakat, kami akan tetap menindaklanjutinya,” pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pengadaan kain seragam batik untuk pelajar SMP di Jombang, dipasok satu supplier. Dari data yang dihimpun, sedikitnya ada dua sekolah yang menyebutkan bahwa kain batik yang dipakai siswa-siswinya dipasok dari satu penyuplai kain saja. Penyedia kain batik tersebut dari pihak Rama Textile.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…