Manufaktur dan Saham Eropa Terjun Bebas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Perusahaan-perusahaan di Eropa diperkirakan mencatatkan pendapatan kuartalan terburuk dalam tiga tahun terakhir. Ini merupakan penurunan pendapatan untuk pertama kalinya sejak 2018, menurut data Refinitiv terbaru, yang disebabkan kekhawatiran terhadap memburuknya kondisi kesehatan Europe Inc. Dilansir dari Reuters, Rabu (2/9), perusahaan yang terdaftar dalam indeks regional STOXX 600 diperkirakan melaporkan penurunan pendapatan sebesar 2,2% di laba per saham (EPS) kuartal ketiga 2019. Selain itu, kerusuhan di Hong Kong juga menyebabkan bursa saham Eropa memerah.Bursa Eropa mematahkan relinya dan mengakhiri perdagangan Selasa (1/10/2019), di zona merah setelah rilis data manufaktur yang mengecewakan di Amerika Serikat (AS) kembali memunculkan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan. Rilis data tersebut menambah kerisauan investor yang sudah terbebani kontraksi aktivitas manufaktur di zona euro dengan laju tertajam dalam hampir tujuh tahun. “Mengingat indikator-indikator ekonomi di zona euro telah lemah baru-baru ini, data AS itu memunculkan kekecewaan yang lebih besar bagi investor karena pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan akan rebound,” terang Hubert de Barochez, ekonom pasar dengan Capital Economics. Seluruh sektor utama di Eropa bergerak di wilayah negatif, sedangkan bursa saham Jerman dan Prancis masing-masing melemah lebih dari 1 persen. Di sisi lain, penurunan dalam indeks FTSE 100 London dibatasi oleh pelemahan nilai tukar pound sterling menjelang penyampaian proposal oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk amandemen perjanjian Brexit. Pelemahan nilai tukar pound sterling cenderung menjadi pertanda baik bagi eksportir dalam indeks. Menambah sentimen negatif, saham-saham yang terkait dengan Hong Kong dan Asia, seperti Standard Chartered, HSBC, dan LVMH melemah antara 0,8 persen dan 2,5 persen. Saham-saham tersebut telah menghadapi tekanan sejak awal musim panas karena aksi protes pro-demokrasi yang berkepanjangan hingga empat bulan di Hong Kong. Pergerakannya kemudian melemah menyusul laporan bahwa seorang demonstran diHong Kong telah tertembak.
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…