Di Kab.Blitar Masih Ada 9 ODGJ Yang Belum Bebas Dari Pasungan.

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Blitar -PR Dinas kesehatan kabupaten Blitar yang menargetkan para ODGJ bebas pasung tahun ini masih belum selesai. Hingga saat ini masih tercatat 9 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) menjalani proses penyembuhan dengan cara dipasung. Seperti yang di katakan oleh Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, bahwa selama 2019 tercatat 19 ODGJ Kabupaten Blitar hidup dalam kondisi terpasung. Bahkan, hingga Agustus 2019 baru sepuluh ODGJ berhasil dibebaskan. Sementara sembilan ODGJ yang masih dipasung. Kesembilan ODGJ ini masuk dalam kategori ODGJ berat. Artinya kondisi sakit jiwanya sudah parah, ditambah lagi dari pihak keluarga penderita ODGJ yang masih belum siap merawat pasien ODGJ jika dibebaskan dari pemasungan. Apalagi proses pembebasan membutuhkan waktu yang lama. "Sembilan orang ini merupakan yang tersulit yang kita hadapi saat ini. Kita sudah melakukan pendekatan ke pihak keluarga namun memang mereka belum berkenan," ungkap Krisna, Kamis (3/10/2019). Krisna menambahkan alasan pihak keluarga tidak mengizinkan karena pernah mengalami trauma. Trauma ini diakibatkan karena sebelumnya pernah mengamuk hingga mengancam nyawa. Meski begitu, pihak Dinkes melalui petugas Puskesmas terus melakukan upaya pendekatan secara persuasif agar pihak keluarga mengizinkan petugas melakukan pembebasan. "Yang belum bebas ini kami terus koordinasikan dengan lintas sektor maupun masyarakat sekitar,agar keluarga mengizinkan untuk membebas pasungkan," tambah Wanita berkaca mata Minus ini. Dinkes Blitar secara rutin juga tetap memberikan pengobatan dan perawatan terhadap ODGJ yang masih dipasung melalui petugas Puskesmas. Mereka juga diawasi oleh petugas dari Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM). "Kami rutin datangi. Kami obati, kalau pihak keluarga sudah mengizinkan pelan-pelan alat yang digunakan untuk memasung akan dilepas," imbuh Krisna. Sementara penderita ODGJ yang masih belum dibebaskan ini berasal dari wilayah Kecamatan Bakung, Kec Kademangan, Kec. Srengat dan Kec.Wonodadi.les.
Tag :

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…