PPK Disdikbud Jombang Akui Kain Seragam Belum Semua Dikirim Penyedia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Proyek kain seragam gratis SD/MI, dan SMP/MTs yang menelan anggaran APBD sebesar 27 Milyar itu, sudah telat tujuh hari pada Minggu (6/10), kemarin. Senin (7/19/2019). Dihitung dari batas akhir pengiriman sesuai kontrak 29 September lalu. Namun, pengiriman kain seragam gratis SD/MI, dan SMP/MTs program Bupati Jombang, Jawa Timur, hingga kini belum juga terealisasi seluruhnya. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Jombang, Rendra Kusuma mengatakan, terkait kain seragam bahwa sampai sekarang penyedia belum mengirim seluruh kain. ’’Belum datang semuanya,’’ katanya, Minggu (6/10/2019). Rendra menjelaskan, untuk sementara ini belum bisa menyebut ada berapa kain yang sudah tiba di Jombang. Termasuk jumlah kain seragam yang baru saja tiba di Jombang pada Jumat lalu. ’’Datanya di kantor, mohon maaf kemarin di luar kota,’’ jelasnya singkat. Bersadarkan data yang dihimpun di lapangan, sedikitnya ada 129 boks saat pengiriman Jumat lalu. Dan sebelumnya, ada 97 karung berisi seragam olahraga yang sebelumnya dikirim. Itu pun masih separo. Namun, pihak Disdikbud Jombang menyebut, untuk seragam olahraga sementara yang sudah dikirim hanya untuk SMP/MTs. Jumlahnya itupun belum seluruhnya. "Baru sekitar 11.000 seragam dari 24.000 seragam. Sedangkan kain seragam pramuka saat ini sudah dibagikan ke masing-masing sekolah," pungkasnya. Sementara, dari pantauan di gedung Tennis Indoor pukul 13.30 WIB, tidak ada perubahan signifikan pada progres pengiriman. Masih tetap sama seperti Jumat lalu (4/10). Baru sebagian kain seragam gratis program unggulan Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilkada kemarin, yang tiba di Jombang. Tumpukan kain seragam yang masih dikemas dalam karung warna putih berada di pintu utara. **foto** Di bagian dalam juga sama, seluruhnya masih dalam kemasan karung. Hanya sebagian kain warna hijau yang nampak tak dibungkus dalam sak putih. Suasana di area itu juga sepi, tak ada satu pun petugas. Belum terselesaikannya pengadaan kain seragam gratis ini, membuat denda masih terus berjalan bagi rekanan. Meski hingga saat ini rekanan belum mendapatkan pembayaran dari Pemkab. Perlu diketahui, hingga Minggu (6/10) kemarin, rekanan dikenakan denda hampir mencapai Rp 70 juta.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …

Harga BBM di Malaysia Turun

Harga BBM di Malaysia Turun

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – Harga BBM di Malaysia terpantau mengalami penurunan pada awal bulan ini. Harga BBM jenis RON 95 dan RON 97, termasuk solar di Malaysia, m…