Gagal Realisasi, PPK Disdikbud Jombang Targetkan Kain Seragam Gratis Akan T

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Belum dikirimkannya semua kain seragam gratis untuk pelajar oleh rekanan pemenang lelang, diakui oleh Pejabat Pembuat Komiten (PPK) Disdikbud Jombang, Jawa Timur. Sehingga, program Bupati dan Wakil Bupati Jombang tersebut gagal direalisasikan tepat waktu sesuai jadwal kontrak. Pejabat Pembuat Komiten (PPK) Disdikbud Jombang, Rendra Kusuma mengatakan, ia menargetkan pengiriman kain seragam nasional maupun seragam olah raga bisa tuntas semua. "Besok Selasa, (8/10) bisa tuntas semua. Tadi sudah dilakukan pengiriman tapi sebagian. Yang lainnya besok,” katanya, Senin (7/10/2019). Namun Rendra menjelaskan, bahwa selaku PPK ia masih belum bisa memastikan jumlah kain seragam yang sudah datang, dan berapa jumlah kain yang masih belum dikirim. ”Saya masih belum bisa melakukan pengecekan. Rencananya akan dilakukan pengecekan dengan pihak penyedia untuk jumlahnya,” jelasnya. Meski pengiriman kain seragam gratis sudah mendapat kepastian, lanjutnya, tetapi pihaknya masih belum bisa memastikan kapan akan dilakukan pembagian ke sekolah-sekolah. ”Untuk pembagiannya masih menunggu uji lab terlebih dahulu. Kalau semua sudah, rencana minggu ini akan dilakukan uji lab,” ujarnya. Jika dari hasil lab tidak sesuai dengan spek yang sudah ditentukan, maka kain seragam akan dikembalikan kepada pihak penyedia. "Ya kalau tidak sesuai dikembalikan lagi,” tandasnya. Sedangkan untuk pembayarannya, menurut Rendra mekanismenya yakni, pihak penyedia harus membayarkan denda terlebih dahulu. Baru kemudian bisa dilalukan pembayaran. ”Semisal denda Rp 26 juta, ya itu harus dibayarkan terlebih dahulu. Kemudian kita baru bisa membayarnya,” cetusnya. Meski pengiriman sudah dilakukan hingga saat ini, tapi denda tetap berjalan. "Karena seragam yang dikirim tidak keseluruhan. Tentu denda masih berjalan sampai pengiriman tuntas,” pungkasnya.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…