Hamili Anak Kandung Sendiri, Kok Malah Suruh Cari Pacar ?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Banjarbaru –Nasib malang menimpa seorang gadis berusia 19 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Gadis berinisial UH menjadi korban pelampiasan nafsu orang orang terdekatnya. Orang tua korban bercerai sejak ia masih kecil. Sebelumnya korban tinggal dengan ibu kandungnya di Jawa Timur. Kemudian sang ayah mengambil korban dari ibunya yang selanjutnya korban tinggal dengan ayahnya di Banjarbaru. Setelah tinggal dengan ayahnya, sang ayah mengetahui bahwa anaknya sudah tidak perawan lagi. Saat ditanya siapa yang pertama kali menyetubuhi, UH dengan berat mengaku ia dicabuli oleh paman dari ibunya. UH pertama kali dicabuli pada tahun 2017, saat itu ia masih berusia 16 tahun. Mendapati pengakuan dari UH, bukannya marah sang ayah malah menjadikan alasan itu sebagai ancaman untuk dapat menyetubuhi UH yang notabennya anak kandungnya sendiri. Sang ayah mengancam akan melaporkan UH ke keluarga ibunya yang berada di Jawa Timur bila tidak mau menuruti permintaannya. Dengan terpaksa UH akhirnya melayani permintaan bejat sang ayah. Akibat perbuatan sang ayah, UH akhirnya hamil. Mengetahui kehamilan UH, sang ayah mendesak UH untuk mencari pacar agar ada yang mau bertanggung jawab. “Saat tau korban hamil, dia malah nyuruh cari pacar agar ada yang bertanggung jawab atas janin yang dikandungnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah, Selasa (8/10/2019). Hingga usia kehamilan UH menginjak dua bulan, UH masih belum mendapatkan pacar. Hal itu pun membuat sang ayah panik. Sang ayah meminta UH untuk melayani temannya, M (57). Ia berniat membuat M bertanggung jawab atas kehamilan sang anak. “Karena belum mendapatkan pacar, ayah korban kemudian meminta UH melayani M yang tak lain adalah temannya sendiri agar ayah korban dapat meminta pertanggung jawaban M karena menghamili UH anaknya,” katanya. Setelah M dikenalkan dengan UH oleh sang ayah, M diketahui telah memperkosa UH sebanyak dua kali. Nasib malang terus dialami UH, terlebih saat kandungannya mengalami keguguran hal itu justru dimanfaatkan sang ayah untuk bisa kembali menyetubuhi UH. UH pun menolak permintaan sang ayah yang akhirnya memilih kabur dari rumah. “Tahu anaknya keguguran, sang ayah malah mau lagi mencabuli anaknya, tapi kali ini ditolak dan akhirnya si anak kabur dari rumah,” katanya. Setelah UH berhasil kabur, ia lantas melaporkan peristiwa yang ia alami ke Polres Banjarbaru. Mendapati laporan tersebut polisi segera mengamankan sang ayah dan M. Saat ini kedua tersangka telah mendekam di sel tahanan Mapolres Banjarbaru. “Pelaku dan kawannya sudah kita tangkap. Saat ini keduanya menjalani proses hukum di PPA Polres Banjarbaru,”tambah Aryansyah. Pelaku dijerat Undang – Undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara.
Tag :

Berita Terbaru

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…