Investor Saham di Jatim Meningkat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Solo, SURABAYAPAGI.com -Pasar Modal Jawa Timur yang telah menunjukkan kinerja positif, tercermin pada peningkatan jumlah investor saham sebesar 58,75% yang lebih tinggi dibandingkan dengan nasional sebesar 52,66%. Jumlah investor saham di Jawa Timur sebesar 13,40�ri total investor saham secara nasional. Kinerja yang baik juga ditunjukkan oleh Industri Keuangan Non Bank di Jawa Timur, dengan pertumbuhan Pendapatan Premi Asuransi sebesar 2,69�n pertumbuhan Piutang Perusahaan Pembiayaan sebesar 6,88�ngan NPF yang terjaga dengan baik sebesar1,86%. Demikian, kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR4 Heru Cahyono pada 50 orang Jurnalis saat mengikuti media gathering ke Solo Jumat dan Sabtu (11 – 12/10). Menurut Heru, yang didampingi Moh. Eka Gonda Sukmana, Deputi Direktur LJK 4 dan Perizinan OJK KR4 Jatim selain itu perkembangan Dana Pensiun juga baik yang tersedia dari pertumbuhan asset bersih dan investasi masing-masing sebesar 11,7�n 11%. juga dijelaskan bahwa OJK Regional 4 Jawa Timur telah melakukan upaya yang masif dan intensif untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Jawa Timur melalui fungsi Edukasi dan Perlindungan Konsumen serta optimalisasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). **foto** Edukasi kepada masyarakat dilaksanakan melalui 138 kegiatan sosialisasi dengan peserta edukasi sebanyak 21.075 peserta yang terdiri dari berbagai profesi, pelaku UMKM, pegawai, pelajar, akademisi dan ibu rumah tangga. Sementara itu upaya peningkatan inklusi di Jawa Timur sampai dengan triwulan 3 tahun 2019 dilakukan melalui: 1. Pendirian 15 LKMS Bank Wakaf Mikro di beberapa lokasi pondok pesantren untuk memberdayakan ekonomi masyarakat miskin di sekitar Pondok Pesantren dan mengurangi ketergantungan masyarakat pada rentenir, 2. Perluasan Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Program LAKU PANDAI) mengalami peningkatan sebesar 53,84�ngan jumlah agen sebanyak 204.087 agen. 3. Peningkatan pemberdayaan UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mencapai Rp17,9 T dan merupakan peringkat ke 2 terbesar dalam penyaluran KUR secara nasional dengan NPL hanya sebesar 0,02%. Dalam rangka menjaga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan di Jawa Timur, OJK Regional 4 Jawa Timur juga menjalankan fungsi Perlindungan konsumen melalui penanganan pengaduan nasabah sebanyak 1.598 pengaduan, pemberian pelayanan SLIK kepada masyarakat sebanyak 5.132 pemohon dan peningkatan peran Tim Kerja Satgas Waspada Investasi Jawa Timur dalam merespon maraknya penawaran investasi illegal di berbagai daerah yang terbukti merugikan masyarakat dengan kegiatan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai media baik on-air maupun off-air. **foto** Pada kesempatan tersebut Heru Cahyono juga menjelaskan, bahwa Industri Jasa Keuangan di Jawa Timur sampai dengan triwulan 3 2019 ini menunjukan kinerja yang positif, sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur. Total aset 403 Bank yang beroperasi di Jawa Timur meningkat sebesar 8,40�n dana yang dihimpun meningkat 8,78% serta penyaluran kredit meningkat 6,90%.Intermediasi perbankan cukup baik dengan LDR sebesar 84,59�ngan NPL yang masih terjaga sebesar 3,75%. Media gathering yang diselenggarakan KR4 Jatim di Hotel Novotel Solo dengan mengundang narasumber dari PT Pasar Dana Pinjaman (Danamas) sebagai pelaku industry Fintech Peer to Peer Lending. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada masyarat mengenai perkembangan terkini industri jasa keuangan melalui insan pers dan sebagai ajang silaturahmi dan penguatan sinergi antara OJK dengan pemangku kepentingan terkait dalam konteks pengembangan ekonomi dan pelaksanaan tugas OJK di daerah. OJK di daerah akan senantiasa hadir untuk memfasilitasi dan memberikan kemudahan dalam mendukung sektor prioritas Pemerintah dimana pada tahun 2019 kebijakan dan inisiatif OJK akan difokuskan pada lima area, yaitu: 1. Memperbesar peran alternatif pembiayaan jangka menengah dan panjang bagi sektor strategis, baik Pemerintah dan swasta. 2. Mendorong industri jasa keuangan untuk meningkatkan kontribusi pembiayaan kepada sektor prioritas seperti industri ekspor, substitusi impor, pariwisata maupun Sektor perumahan, dan industri pengolahan. 3. Menyediakan akses keuangan bagi UMKM dan masyarakat kecil di daerah terpencil yang belum terlayani oleh Lembaga Keuangan Formal. 4. Mendorong inovasi industri jasa keuangan dalam menghadapi revolusi industri 4.0. 5. Memanfaatkan teknologi dalam proses kerja OJK dalam pengawasan lembaga jasa keuangan berbasis teknologi.
Tag :

Berita Terbaru

Siagakan Genset, Dishub Surabaya Pastikan Traffic Light Nyala saat Listrik Padam

Siagakan Genset, Dishub Surabaya Pastikan Traffic Light Nyala saat Listrik Padam

Minggu, 21 Jun 2026 13:57 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti pemadaman listrik bergilir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan telah mengaktifkan genset…

JPC Tetap Beroperasi Meski Izin Kedaluwarsa, Pemkot Madiun Tunggu Hasil Telaah Staff 

JPC Tetap Beroperasi Meski Izin Kedaluwarsa, Pemkot Madiun Tunggu Hasil Telaah Staff 

Minggu, 21 Jun 2026 13:44 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Meski izin operasional parkir off-street milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo, Kota Madiun, diketahui telah k…

Suku Cadang Mahal, Pemkab Tulungagung Siapkan Kenaikan Tarif Sewa MPU Gratis Pelajar

Suku Cadang Mahal, Pemkab Tulungagung Siapkan Kenaikan Tarif Sewa MPU Gratis Pelajar

Minggu, 21 Jun 2026 13:26 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Akibat meningkatnya biaya perawatan dan harga suku cadang kendaraan, beberapa waktu terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Permudah Mobilitas di Pelosok Desa, Situbondo Usulkan 36 Titik Pembangunan Jembatan Garuda

Permudah Mobilitas di Pelosok Desa, Situbondo Usulkan 36 Titik Pembangunan Jembatan Garuda

Minggu, 21 Jun 2026 13:10 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Untuk mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, telah mengusulkan sebanyak 36 titik…

Tekan Angka Stunting, Pemkot Surabaya Gencarkan Program BWSE Jilid V

Tekan Angka Stunting, Pemkot Surabaya Gencarkan Program BWSE Jilid V

Minggu, 21 Jun 2026 12:59 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui program Gebyar Bersama Wujudkan Surabaya Emas (BWSE) Eliminasi Masalah Stunting Jilid V, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Gerakkan Perekonomian Daerah, Pemkot Dukung SWF 2026 Masuk Kalender Event Tahunan

Gerakkan Perekonomian Daerah, Pemkot Dukung SWF 2026 Masuk Kalender Event Tahunan

Minggu, 21 Jun 2026 12:50 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu langkah strategis menggerakkan perekonomian daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendukung penuh gelaran…