Pemkab Jombang Rencanakan Pengadaan Seragam Gratis, Begini Tanggapan Anggot

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Salah satu program unggulan Mundjidah-Sumrambah (Murah), yaitu seragam gratis untuk siswa baru SD/MI dan SMP/MTs, rencananya akan diadakan kembali pada tahun 2020 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur. Terkait rencana pengadaan yang menelan anggaran kurang lebih Rp 25 miliar tersebut mendapat tanggapan dari para wakil rakyat. Namun, masing-masing Fraksi DPRD Jombang memberikan tanggapan yang beragam. **foto** Anggota Fraksi PKS-Perindo, Mustofa, menolak keras rencana Pemkab Jombang kembali mengadakan seragam gratis. ”Tentu kami kembali menolak adanya program seragam gratis tersebut. Karena pada tahun ini saja pengadaan kain seragam gratis dinilai tidak berjalan maksimal,” katanya, Rabu (16/10/2019). Mustofa berharap, program ini dihentikan dan bisa dialihkan dengan program lain yang lebih bermanfaat. Semsisal, dengan menggratiskan sekolah tingkat SD, SMP hingga SMA. ”Atau paling tidak ditambahkan anggaran untuk BOSDA (Biaya Operasional Sekolah Daerah). Biar sekolah yang mengelola, kan itu lebih aman,” harapnya. Mustofa menandaskan, seharusnya tidak digunakan untuk uji coba, karena ini menggunakan anggaran yang cukup besar. ”Ya saya tetap menolak, meski nanti kalah di paripuna. Karena program tahun ini saja sampai sekarang tidak ada penjelasan mekanismenya seperti apa, progresnya seperti apa,” tandasnya. Senada dengan PKS, Fraksi Arsy (Amanat Restorasi) juga menolak program unggulan Murah tersebut. Ketua Fraksi Arsy, Saichu menegaskan, kalau anggaran sebesar itu lebih baik digunakan pada program yang lebih urgent. "Sehingga bisa bermanfaat dan dirasakan masyarakat banyak. Semisal dikembangkan pada infrastruktur. Karena infrastrukutur di kecamatan-kecamatan masih sangat minim perhatian dari pemerintah. Itu sangat penting," tegasnya. Sedangkan Ketua Fraksi Demokrat, M. Syarif Hidayatullah menyetujui, namun dengan catatan pemkab harus melakukan evaluasi terkait program seragam gratis ini. ”Kalau memang tidak ada masalah seperti tahun ini, dan pemkab mau melakukan evaluasi tidak ada masalah,” ujarnya. Lelaki yang akrab dipangil Gus Sentot ini memaparkan, apabila nanti dalam perencanaan sudah tidak matang dan berpotensi menimbulkan permasalahan, maka harus dihentikan. "Karena justru akan menjadi beban wali murid. Kalau memang ada bantuan yang lebih mudah, semisal memberikan bantuan sosial langsung ke anak didik yang tidak mampu. Itu lebih baik dan lebih bermanfaat bagi mereka,” paparnya. Sementara Fraksi PKB juga mendukung disertai dengan catatan. Menurut Anggota Fraksi PKB, Erna Kuswati, perencanaan harus lebih matang lagi. "Apabila tahun ajaran baru dimulai, para siswa harus sudah mengenakan seragam baru tersebut. Jangan seperti sekarang, yang mana sampai saat ini tidak menggunakan seragam dari pemerintah,” cetusnya. Sedangkan dari Fraksi PPP, masih belum bisa memberikan keterangannya. Menurut Ketua Fraksi PPP, Sunardi, pihaknya menunggu hasil koordinasi dengan eksekutif. ”Kami masih belum bisa menanggapi hal itu, tunggu hasil koordinasi dengan eksekutif terlebih dahulu,” pungkasnya. (suf)
Tag :

Berita Terbaru

Melalui Sembako Murah, PLN Hadirkan Program Terang Berkah Ramadan 2026

Melalui Sembako Murah, PLN Hadirkan Program Terang Berkah Ramadan 2026

Selasa, 10 Mar 2026 21:14 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 21:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dukung program ketahanan pangan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur kembali menghadirkan program sosial bertajuk “…

Ketua DPR Ketar-ketir, Maraknya OTT Kepala Daerah

Ketua DPR Ketar-ketir, Maraknya OTT Kepala Daerah

Selasa, 10 Mar 2026 20:54 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, baru saja terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. OTT itu terkait kasus dugaan…

Eks Kepala PCO di Tengah Menteri Bersama Prabowo

Eks Kepala PCO di Tengah Menteri Bersama Prabowo

Selasa, 10 Mar 2026 20:51 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kepala PCO Hasan Nasbi, terlihat ikut rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto di kediamannya, Hambalang,…

Advokat Suami Istri, Jadi Markus Emoh Dihukum 16 Tahun, Banding

Advokat Suami Istri, Jadi Markus Emoh Dihukum 16 Tahun, Banding

Selasa, 10 Mar 2026 20:44 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Advokat Marcella Santoso dan Ariyanto Bakri, suaminya dan M Syafei, mengajukan banding. Juga M Syafei. Mereka jadi terdakwa kasus…

Kesuksesan Nadiem di Gojek Ditinggalkan, Gegara Dijadikan Menteri

Kesuksesan Nadiem di Gojek Ditinggalkan, Gegara Dijadikan Menteri

Selasa, 10 Mar 2026 20:41 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menceritakan awal mula mendirikan PT Gojek Indonesia dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa…

Kapolri Janjikan Desk Ketenagakerjaan Polri Disiapkan hingga Polres

Kapolri Janjikan Desk Ketenagakerjaan Polri Disiapkan hingga Polres

Selasa, 10 Mar 2026 20:37 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kapolri bersama Gubernur Jatim dan Presiden KSPSI menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak yatim piatu. Selain itu,…