Hasil Lab Kain Seragam Gratis di Jombang Tak Bersamaan, Pembagian Belum Jel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Pembagian kain seragam SD/MI dan SMP/MTs gratis siswa baru di Jombang, Jawa Timur, masih belum jelas. Hal itu dampak dari hasil uji laboratorium yang turunnya tidak bersamaan. Dalam waktu dekat, hanya baru kain seragam MI yang bisa dibagikan. Namun pembagian itupun, waktunya hingga kini juga masih belum jelas. Mandor pekerja, Hariyadi mengatakan, bahwa saat ini sedang dilakukan penataan kain oleh penyedia jasa. Sejak dimulai tadi pagi, dirinya hanya disuruh menata saja. Dan yang ditata adalah kain gelondongan seragam nasional Madrasah Ibtidaiyah (MI). "Tiap-tiap gelondong berisi 30 meter kain, ditumpuk dan ditata berdasarkan tempat yang mengindikasikan kecamatan masing-masing," katanya, Selasa (22/10/2019). Hariyadi menjelaskan, rencananya akan dibagi menjadi 21 titik sesuai jumlah kecamatannya. Karena pengambilan nanti juga akan dilakukan per kecamatan langsung. "Kayak ini misalnya, untuk Kecamatan Tembelang. Yang lain juga begitu,” jelasnya. Menurut Hariadi, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang menyebutkan, kalau pembagiannya akan dilakukan terpisah. "Masing-masing dibagi. Kain hijau putih ini dulu, yang lain belum. Saya dimintanya begitu, mungkin ya faktor lokasi juga mas. Kalau langsung semua mungkin tidak cukup ruangannya,” ujarnya. Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Agus Purnomo, mengungkapkan, bahwa penataan untuk kain seragam hijau putih itu dilakukan setelah hasil lab keluar. "Kalau penataan selesai, segera kita bagikan kainnya. Namun yang jelas, waktunya nanti menyusul. Memang untuk teknis pembagian kain tidak bersamaan," pungkasnya.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…