Pembagian Kain Seragam Gratis di Jombang Masih Molor, Denda Rekanan Terus B

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Pembagian kain seragam gratis jenjang pendidikan SD/MI dan SMP/MTs belum juga terealisasi. Sehingga molor lebih lama dari batas kontrak yang ditentukan. Pasalnya, sample kain yang di uji di Laboratorium Balai Besar Tesktil (BBT) Bandung belum keluar. Sementara yang sudah selesai hanya untuk kain seragam MI saja. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kain seragam gratis Disdikbud Jombang, Rendra Krishna mengatakan, bahwa hingga hari ini memang hasil laboratorium belum diketahui seluruh hasilnya. "Belum. Meski awalnya pengiriman sample kain yang di uji ada empat, namun sementara yang sudah selesai hanya untuk kain seragam MI saja,’’ katanya, Jumat (25/10/2019). Sementara, Mandor Pekerja, Hariadi mengungkapkan, di Gedung Tenis Indoor beberapa pekerja berada di dalam gedung masih melakukan penataan kain. ’’Masih sama. Ini hanya mengelompokkan saja setiap sekolah. Biar nanti ketika sudah selesai tinggal dibagi,’’ ungkapnya, di sela-sela aktivitas. **foto** Menurut Hariyadi, untuk pengelompokan itu hanya dilakukan pada kain seragam jenjang pendidikan MI. Kemarin hijau sudah, sekarang yang putih. Ia juga tak tahu persis berapa kain yang dikelompokkan berdasar keperluan setiap MI tersebut. ’’Nggak tahu sudah berapa. Pokoknya kain seragam MI atas putih dan hijau ini. Totalnya ada berapa, Disdikbud yang lebih tahu,’’ pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, penataan kain seragam nasional hijau putih, sampai sekarang masih berlanjut. Namun hingga kemarin belum ada kepastian kapan kain seragam siswa MI akan dibagikan. Dan perlu diketahui juga, untuk denda kain seragam gratis yang harus dibayar rekanan hingga hari ini mencapai sekitar Rp 246 juta.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…