Disdikbud Jombang Kelabakan untuk Pastikan Pembagian Kain Seragam Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang kelabakan untuk memastikan pembagian kain seragam gratis siswa baru SD/MI dan SMP/MTs. Hingga memasuki akhir Oktober, pendistribusian kain seragam gratis tersebut masih menunggu hasil uji laboratorium kain dari Balai Besar Tekstil (BBT) Bandung. Yang mana sampai saat ini belum juga keluar. Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Agus Purnomo mengatakan, untuk kain seragam masih belum dibagikan, mengingat hasil uji laboratorium masih belum keluar hingga saat ini. ”Uji labnya masih belum keluar. Jadi ini menunggu hasil labnya saja, setelah itu langsung bisa dibagikan,” katanya, Minggu (27/10/2019). Namun Agus menandaskan, pihaknya optimis bahwa hasil uji sampel kain akan segera keluar sebentar lagi. Meskipun hal tersebut belum ada kepastian kapan hasilnya akan keluar. Karena untuk pengambilan sampel kain, lalu diserahkan ke BBT sudah satu minggu yang lalu. ”Ya kita kan tidak bisa dikte kesana. Yang jelas kita tunggu hasil labnnya saja,” tandasnya. Lebih lanjut Agus mengungkapkan, untuk kain seragam MI semua sudah dibagikan ke lembaga. Selanjutnya tinggal menunggu dari lembaga untuk dibagikan ke siswa di masing-masing sekolah. ”Untuk kain seragam MI sudah 100 persen tuntas. Jadi semuanya sudah dikirimkan ke lembaga masing-masing,” ungkapnya. Agus juga mengutarakan, kalau kemarin sudah dilakukan penataan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah. "Apabila kain sampel hasil uji laboratorium untuk bantuan kain seragam SD, SMP/MTS keluar, maka akan langsung dibagikan," ujarnya. Disinggung soal program seragam gratis tahun 2020 mendatang, Agus masih belum bisa memberikan penjelesan secara rinci. Apakah nantinya akan berbentuk seragam atau tetap kain seperti tahun ini. ”Rinciannya masih belim jelas ya. Untuk saat ini kita bahas dulu persiapan yang 2020, sambil kita evaluasi dari kekurangan 2019,” pungkasnya. Perlu diketahui pula, bahwa masa kontrak rekanan dalam pengadaan kain seragam gratis tersebut habis pada 29 September kemarin. Untuk itu rekanan dikenakan denda berjalan.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…