Waspada Terhadap Bujuk Rayu Perekrut Pekerjaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -​ Seorang perwira muda bernama Annisa dan Iptu Aryo keduanya bergabung di Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara bersama Kompol Angga mendapat tugas khusus untuk mengungkap kasus penculikan dimana melibatkan sindikat internasional. Pasalnya, adik Annisa menjadi korban aksi kejahatan sebuah sindikat perdagangan manusia. Dan untuk mengungkap kasus ini, polisi harus memulai pertama kali peristiwa penculikan dan menanyakan saksi saksi. Cerita diatas ini hanya sebuah film persembahan divisi humas Mabes Polri. Yang disutradarai Tepan Kobain. Film ini menceritakan tentang polisi dalam mengungkap sindikat kejahatan human traffiking (perdagangan manusia). Dimana peran perwira muda bernama Annisa yang diperankan Prisia Nasution, Iptu Aryo diperankan oleh Lian Firman dan Yama Carlos yang diperankan sebagai Kompol Angga. Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera dimana Mabes polri memproduksi film ’hanya manusia biasa’. Pasalnya, perdagangan manusia sangat luar biasa meningkat kasusnya. Dimana para sindikat akan menjual anak anak remaja ini dengan alasan bekerja di luar negeri, seperti hongkong, malaysia. Tapi sayang, akibatnya kegiatan yang mendatangkan kerugian bagi anak anak. Jadi, lanjut barung film ini menyasar anak-anak SMA di pedesaan atau di daerah daerah setelah itu dipekerjakan di malaysia singapura hongkong, tapi padahal dijual belikan. Inilah maksud film ini dibuat oleh Mabes Polri untuk masyarakat melihat bahwa human traffic meningkat sekali hampir 300 persen dibanding tahun 2018. Pamen melati tiga ini mengharapkan masyarakat bahwa jangan mudah terbujuk rayu dengan orang orang yang memberikan pekerjaan di luar negeri Menjadi asisten rumah tangga tapi sebenarnya mereka ini melakukan yg namanya pelacuran dan perdagangan manusia Untuk itu saksikan film manusia biasa, Diputar di bioskop besar di seluruh indonesia tanggal 7 November 2019 Dengan judul hanya manusia biasa bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Luki Hermawan.nt
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…