Pembagian Kain Seragam Gratis Tak Kunjung Usai, Komisi D DPRD Jombang Lakuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, melakukan sidak terkait pembagian kain seragam gratis siswa baru yang tak kunjung selesai. Wakil rakyat dari Komisi D tersebut, melakukan sidak di tiga tempat, yakni gedung tenis indoor, SDN Jatipelem 1 dan SMPN 1 Perak Jombang. Di gedung tenis indoor Japan Kusuma Bangsa, Desa Sengon, Komisi D didampingi PPK Disdikbud Jombang melihat kaos olahraga untuk SMP dan MTs yang mulai dibagikan. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Rhendra Kusuma mengatakan, hari ini kegiatannya membagikan kaos olahraga. "Sampai hari ini untuk data masih ada perubahan sedikit-sedikit. Tidak sampai 10 persen. Dan nanti ada adendum untuk kekurangan itu," katanya di gedung tenis indoor, Jumat (1/11/2019). Menurut penjelasan Rhendra, untuk kain seragam nasional SD dan MI masih belum dibagikan karena masih menunggu uji labnya. Sedangkan kaos olahraga SD dan MI sudah selesai. "Untuk pembagian kaos olahraga SD dan MI diperkirakan minggu depan," jelasnya. Masih menurut Rhendra, untuk sisa kain uji lab kain belum selesai. Dan surat sudah masuk ke Balai Besar Tekstil (BBT) Bandung. "Jadi di BBT Bandung itu antri ya. Jadi ya menunggu. Kita tidak bisa minta untuk didahulukan. Jadi kita mengikuti sesuai SOP mereka," ujarnya. Sementara, Anggota Komisi D DPRD Jombang, Syarif Hidayatullah memaparkan, sidak ini dilakukan terkait pendistribusian kain seragam yang belum tuntas. **foto** "Hanya pramuka yang sudah. Untuk pembagian kaos olahraga SMP dan MTs Insya Allah nanti siang mereka akan mengambil ke dinas," paparnya. Pria yang akrab dipanggil Gus Sentot ini mengungkapkan, harapan Komisi D untuk kain seragam ini dijadikan evaluasi untuk tahun depan. Sehingga nantinya tidak ada kasus seperti ini lagi. "Karena dengan keterlambatan seperti ini, semakin menambah beban wali murid. Karena mereka harus mempersiapkan untuk beli seragam lagi, sehingga pengeluaran bertambah," ungkapnya. Gus Sentot berharap ini dijadikan evaluasi. Tahun depan tidak ada lagi keterlambatan untuk masalah kain seragam gratis ini. Karena komitmen kepada janji bupati untuk seragam gratis. "Cuman apakah nanti berupa kain, apakah seragam jadi, ataukah nanti berupa bantuan bentuk uang atau Bosda, harapan kami ini nanti jadi pertimbangan bupati untuk melanjutkan program seragam gratis," harapnya. Gus Sentot menerangkan, bahwa ada masukan yakni bantuan berupa uang di Bosda kan atau apa, sehingga wali murid mudah menggunakan. Itu yang lebih mengena, tidak terbebani ongkos jahit yang begitu besar dari pada beli kain. "Jadi, ini masih ada lho ya kain seragam yang belum di distribusikan. Harapan saya semoga ini segera cepat di distribusikan," pungkasnya.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…