Ukuran Seragam Olahraga Tak Sesuai, Pihak Sekolah Enggan Bagikan Pada Murid

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Pihak sekolah yang sudah mengambil seragam olahraga di gedung Tenis Indoor Jombang, ternyata enggan membagikan kepada murid-muridnya. Pasalnya, seragam olahraga untuk SMP/MTs gratis program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Jombang, yang mulai dibagikan pada Jumat (1/11/2019) kemarin, banyak ukuran yang tak sesuai. Bahkan, beberapa murid ada yang mengembalikan seragam tersebut ke sekolah lantaran ukurannya kekecilan. Salah satu Kepala Sekolah SMPN di Kecamatan Jombang, SO membenarkan, bahwa seragam olahraga yang ia terima tidak langsung dibagikan ke siswanya. Karena ukuran yang diajukan pihak sekolah tidak sesuai, sehingga tidak muat dipakai karena kekecilan. ”Untuk seragam olahraga belum saya bagikan ke siswa karena banyak yang kekecilan,” ujarnya, sembari mewanti-wanti agar namanya tidak dipublikasikan, Minggu (3/11/2019). SO menjelaskan, bahwa ia sudah melakukan intruksi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Pihak sekolah terlebih dahulu mencocokkan ukuran seragam olahraga ke siswa sebelum dilakukan pembagian. "Kalau ada yang tidak muat ya dikembalikan ke dinas,” jelasnya. Namun, setelah seragam olahraga dilakukan uji coba pada siswanya, banyak sekali yang ukurannya tidak sesuai. Untuk itu, lanjut SO, pihaknya berniat untuk melakukan konsultasi ke Disdikbud terlebih dahulu. "Ada 252 siswa yang mendapat seragam itu tidak cukup,” tandasnya. SO memaparkan, seragam olahraga yang tidak muat paling banyak itu pada celananya. Tapi tidak sedikit pula untuk kaosnya juga tidak muat. Sehingga, pihaknya berencana untuk mengembalikan semua seragam tersebut. ”Insya Allah saya kembalikan semua, karena saya kesulitan untuk mengatur tersebut. Karena celana hampir semua cingkrang,” paparnya. Kendati demikian, SO juga tidak mengetahui secara pasti, apakah setelah dikembalikan ke Disdikbud ia akan mendapat ganti atau seperti apa. ”Intruksinya hanya suruh mengembalikan saja,” cetusnya. Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu Kepala Sekolah SMPN di Kecamatan Ngoro, NK, yang mana untuk seragam olahraga masih belum dibagikan atau di coba kepada siswanya. "Untuk seragam olahraga belum dicoba ke siswa. Jadi kami masih belum tahu apakah ada yang tidak muat atau sebaliknya,” ungkapnya, sembari mewanti-wanti juga agat namanya tidak dipublikasikan. NK menjelaskan, seragam olahraga baru akan dibagikan pada Senin, (4/11) besok. Hanya saja, pihak sekolah juga mengetahui informasi banyak yang tidak muat. ”Saya dapat info juga, ada beberapa seragam yang tidak muat dari sekolah lain,” jelasnya. NK menegaskan, apabila saat pembagian nanti memang ditemukan banyak seragam yang tidak muat, maka pihaknya juga akan mengembalikan seragam tersebut ke Disdikbud. ”Untuk pengembaliannya itu mulai dari Senin besok hingga Rabu, (6/11). Informasinya dari Disdikbud seperti itu,” pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, meski seragam olahraga untuk pelajar jenjang pendidikan SMP/MTs sudah dibagikan, namun masih banyak kekurangan mencapai 10 persen.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…