Sejumlah Sekolah di Jombang Mengeluh, Seragam Olahraga Gratis Banyak yang T

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Program seragam olah raga untuk SMP dan MTs yang mulai dibagikan pada Jumat, (1/11/2019) kemarin, dikeluhkan sejumlah sekolah di Jombang, Jawa Timur. Pihak sekolah menilai, seragam olah raga yang diterima sejumlah sekolah itu dinilai tidak layak pakai lantaran ukuran yang terlalu kecil. Sejumlah siswa di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 6 Jombang, Desa Semanding, Kecamatan Jogoroto, Jombang. terlihat mencoba seragam olah raga berwarna hijau dari Pemkab Jombang. Saat mencoba memakainya, celana olah raga terlihat cingkrang atau hanya sampai 5 sentimeter di atas mata kaki. Untuk bajunya juga terlihat cingkrang di bagian lengan. Kepala MTsN 6 Jombang, Umi Mahmudah mengatakan, anak yang normal ukuran L ketika mencoba ukuran L yang diterima tidak muat, dan celananya cingkrang. "Padahal itu nantinya akan digunakan hingga kelas 9," katanya saat diwawancarai di sekolahnya, Senin (4/11/2019). Umi menjelaskan, disamping kekecilan, pihak sekolah juga menerima seragam yang tidak sesuai dengan permintaan. Dari total 120 seragam yang diajukan sesuai data jumlah siswa, sekolah hanya menerima 14 seragam. "Ukurannya pun tidak sesuai dengan yang diminta. Dari 120 masih mendapat 14 potong. Yang tujuh ukuran M, yang tujuh L. Nah, yang tujuh M itu ternyata di tanda kaos ukurannya S. Nanti rencananya akan kami kembalikan," jelasnya. Selain di MTs N 6, seragam olah raga cingkrang juga ditemukan di SMPN 6 Jombang. Rencananya pihak sekolah akan mengembalikan seragam pemberian Pemkab Jombang tersebut. **foto** Kepala SMPN 6 Jombang Suprayitno mengungkapkan, beberapa siswa sudah mencoba seragam olah raga. Namun kebanyakan seragam yang dicoba siswanya tidak muat dipakai. "Ukurannya banyak yang kekecilan. Saya mencoba satu seragam ukuran XL yang kita minta panjangnya 96 sentimeter, tapi yang datang ukurannya 86 sentimeter. Selisih 10 sentimeter lebih kecil," ungkapnya. Menurut Supriyatno, dirinya menerima 219 potong seragam sekolah. Ia memilih untuk tidak membagikan seragam olah raga itu ke siswanya lantaran kekecilan. "Yang cukup kita bagikan, yang gak muat akan kita kembalikan ke gedung tenis indoor," pungkasnya. Perlu diketahui, seragam olah raga ini merupakan satu di antara tiga seragam sekolah gratis program Pemkab Jombang sesuai janji politik Bupati dan Wakil Bupati Jombang Mundjidah-Sumrambah.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…