Sekolah Kembalikan Seragam Olah Raga, Komisi D Minta Disdikbud Jombang Tega

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Seragam olah raga gratis tidak muat, sehingga pihak sekolah mengembalikan ke pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Jawa Timur, di gedung Tenis Indoor, Jalan Kusuma Bangsa. Dengan banyaknya seragam olah raga yang dikembalikan tersebut, mendapat sorotan tajam dari wakil rakyat di gedung DPRD Jombang. Terkait program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Jombang itu, wakil rakyat meminta Disdikbud tegas pada rekanan. **foto** Anggota Komisi D DPRD Jombang, Mustofa menegaskan, pihaknya memberikan warning agar pemkab tidak menerima seragam tersebut, dan harus dikembalikan sesuai dengan spek dengan ukuran yang berlaku. ”Ya pemkab harusnya tidak menerima pada saat serah terima apabila tidak segera dituntaskan,” katanya, Selasa (5/11/2019). Mustofa menandaskan, pihak penyedia atau rekanan harus bertanggung jawab untuk mengganti seragam olah raga yang ukurannya tidak sesuai, atau cingkrang. ”Itu harus dikembalikan, karena itu nanti digunakan selama tiga tahun. Jangan sampai seragam ini hanya digunakan untuk sesaat saja,” tandasnya. Terlebih lagi, Mustofa mengungkapkan, keluhan itu tidak hanya datang dari satu sekolah saja, tapi ada banyak sekolah karena seragam olah raga tidak muat saat dipakai siswa. "Peristiwa ini sangat merugikan pihak sekolah, terlebih lagi orang tua wali murid. Dan ini juga merugikan masyarakat Jombang pada umumnya. Kalau barang tidak sesuai, ini sama juga merugikan negara,” ungkapnya. Menurut Mustofa, apabila penyedia tidak menjalankan klausul-klausul didalam kontrak pada saat lelang, bisa dikatakan ada kerugian negara yang diakibatkan adanya seragam olah raga tidak sesuai usulan sekolah. "Pejabat penerima hasil pekerjaan juga mempunyai tanggung jawab. Karena mereka yang memeriksa administrasi hasil pekerjaan pengadaan. Tidak hanya itu, semua pihak terkait harus berhadapan dengan hukum apabila merugikan negara,” cetusnya. Pada tahun 2020, untuk pengadaan kain seragam gratis ini berlanjut. Untuk itu, pihak eksekutif harus melakukan evaluasi, termasuk Disdikbud selaku penanggung jawab pengadaan. Namun, apabila tidak dilakukan evaluasi atau diganti dengan program lainnya, Mustofa meyakini, masih akan ada permasalahan dalam program kain seragam gratis ini. "Kalau seperti ini terus yang dirugikan tidak hanya murid, tapi juga negara,” pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sekolah SMP/MTs ramai-ramai mengembalikan seragam olah raga gratis yang anggarannya mencapai Rp 4 milyar lebih. Karena ukuran yang diterima sekolah tidak sesuai dengan ukuran yang diajukan sekolah pada waktu lalu. (suf)
Tag :

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …