Jawa Timur Belum Punya Pusat Kebudayaan di Kota Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SurabayaPagi.com - Ditengah pembahasan APBD Jawa Timur yang sedang berlangsung, A Basuki Babussalam, ketua Fraksi Partai Amanat Nasional, Kamis (7/11) mendorong pemerintah propinsi untuk membangun museum dan pusat kebudayaan di ibukota propinsi. Karwna Di hampir semua kota besar dunia, selalu menyediakan ruang publik untuk menjaga identitas peradaban dan kebudayaannya. Mulai The Metropolitan Museum of Art New York, Gedung Opera di Sydney, London dengan British Museum, Paris dengan Louvre, bahkan Vietnam punya museum peninggalan perang Vietnam. “Semua memiliki museum sekaligus pusat kebudayaan yang berfungsi sebagai penjaga nilai peradaban. Posisinya di jantung kota,” terang Basuki, Kamis 7/11/2019. Jawa Timur sebagai propinsi besar, dengan warisan sejarah hebat mulai dari kearajaan Daha, Kanjuruhan, Majapahit hingga Singosari, harus memiliki ruang publik yang dikonsep sebagai penjaga nilai peradaban aslinya. “Sehingga ditengah teror budaya melalui media sosial dan narkotika, ruang ruang ini diharapkan mampu menjadi penyeimbang dalam menyebarkan nilai nilai kebaikan,” ungkap Sekretaris DPW PAN ini. Basuki mengaku prihatin, dengan ketiadaan simbul budaya dan peradaban kota yang tidak dimiliki Surabaya sebagai ibukota propinsi. “Kalau kita berkunjung ke kota-kota besar dunia, selalu ada area budaya yang bisa menjadi simbul peradaban kota. Nah, Jawa Timur nggak punya. Karena itu wajar orang bingung mau ngapain kalau berkunjung ke Jawa Timur. Padahal potensi pariwisata dan penjagaan nilai luhur budayanya luar biasa.” Tambah Basuki. Soal lokasi museum dan ruang publik, Basuki menyerahkan sepenuhnya pada kebijakan pemerintah. “Ruang publik itu harus bisa menjadi pusat peradaban. Karena itu harus di poros pusat kota. Saya yakin pemerintah propinsi punya aset yang bisa diatur. Dari pada nganggur dan tidak maksimal, sudah saatnya memikirkan kekayaan milik pemerintah Jawa Timur dimanfaatkan untuk kebahagiaan masyarakat Jawa Timur,” jelas Basuki. Terkait dengan potensi yang ada saat ini, Basuki menilai potensi ruang publik milik pemerintah propinsi di Jawa timur tidak jelas konsepnya. “Ada museum mpu Tantular nyepit di Sidoarjo. Perpustakaan propinsi minggir di Bratang. Masjid agung minggir di karah. Kita punya area pertunjukan di Candra Wilwatikta di Pandaan. Sehingga tidak bisa menciptakan kesatuan resonansi yang kuat untuk menjadi ruang publik yang sesungguhnya,” Tambah Basuki kembali. Basuki mendorong melalui pembahasan APBD ini mulai lahir konsep ruang publik pemerintah propinsi yang jelas. Skalanya besar. Menampung banyak potensi yang ada. Dan yang utama harus gratis. “Jangan sampai sekedar mau pentas saja, tidak jadi karena harus membayar seperti di gedung Cak durasim. Orang niatnya baik, karena kebijakan pemerintah, jadi tidak bisa berkarya karena kebijakan yang ada,” pungkasnya. rko
Tag :

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…