Silpa Rp154 Miliar, Pemkot Madiun Diminta Benahi Perencanaan Anggaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Armaya.
Armaya.

i

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun 2025 yang menembus Rp154 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Besarnya dana Silpa menjadi catatan penting dalam pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD 2025 agar tak kembali terulang pada tahun berikutnya.

‎Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mengatakan, pembahasan nota keuangan dan pertanggungjawaban APBD 2025 akan dibedah lebih rinci melalui Badan Anggaran (Banggar) bersama seluruh fraksi DPRD.

‎“Nanti akan kita rapatkan di badan anggaran dan diberikan kepada semua fraksi untuk memberikan pendapat akhir maupun pemandangan umum,” ujar Armaya usai Rapat Paripurna, Senin (29/6/2026).

‎Menurutnya, DPRD akan memberikan berbagai catatan, kritik, serta masukan terhadap kinerja anggaran pemerintah daerah, terutama menyangkut tingginya angka Silpa.

‎“Itu akan jadi catatan, penyebabnya apa, harus kita tindak lanjuti. Jangan sampai Silpa terlalu tinggi, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat Kota Madiun,” tegasnya.

‎Armaya juga meminta eksekutif menjaga akuntabilitas dan memperbaiki kualitas perencanaan maupun pelaksanaan program ke depan.

‎“Nanti akan ada catatan-catatan dari fraksi yang harus dipenuhi eksekutif, utamanya Plt Wali Kota,” tambahnya.

‎Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengakui besarnya Silpa menjadi bahan evaluasi penting. Menurutnya, salah satu penyebab munculnya Silpa adalah efisiensi anggaran dan belum optimalnya perencanaan program.

‎“Yang lebih penting adalah bagaimana ke depannya perencanaan itu baik. Mulai dari RPJMD sampai RKPD, semua harus lebih terstruktur supaya target pelaksanaan bisa berjalan sesuai rencana,” kata Bagus.

‎Bagus juga mengakui masih minimnya realisasi pekerjaan fisik hingga pertengahan tahun ini. Namun ia menyebut kondisi itu dipengaruhi faktor eksternal, mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga perubahan regulasi dan dinamika geopolitik.

‎“Ada pengaruh kenaikan BBM, perubahan aturan, dan kondisi geopolitik yang berdampak pada belanja daerah,” pungkasnya.mdn

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …