Pedagang Cilok di Jombang Sulap Kaleng Softdrink Bekas Menjadi Mainan Berke

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Ketika kita membeli minuman softdrink dari kaleng, disaat sudah habis pasti kita buang ke tempat sampah. Bagi kita kebanyakan, kalemg-kaleng softdrink dianggap tidak berguna, Jumat, (8/11/2019). Namun, di tangan seorang lelaki asal Jombang, Jawa Timur ini, kaleng softdrink bekas tersebut dapat berguna dan memiliki nilai seni tinggi. Kaleng-kaleng bekas minuman ringan tersebut dapat disulap menjadi miniatur truk dan vespa berkelas yang memiliki nilai ekonomi tinggi. **foto** Seorang lelaki tersebut yakni Fatkurohman (24), warga Dusin/Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Jombang. Kaleng-kaleng bekas softdrink bisa dimanfaatkan untuk bahan dasar miniatur vespa dan truk. Fatkurohman mengatakan, bahwa awalnya dirinya iseng-iseng membuatkan mainan anaknya dari kaleng softdrink bekas. "Setelah jadi, dari situ kok kelihatan bagus. Akhirnya saya mencoba membuat lagi lalu saya jual. Dan akhirnya laku," katanya, saat diwawancarai di rumahnya. Fatkurohman mengungkapkan, bahan kaleng yang digunakan diperoleh dari tukang rongsokan. "Pertama saya membuat truk dahulu. Lalu saya lihat di internet ada miniatur vespa dari kaleng bekas. Dan saya coba buat vespa, akhirnya jadi. Terus saya perbarui lagi, diasah lagi. Akhirnya kok menyerupai mirip asli," akunya. Dengan ketekunannya, ayah satu anak ini piawai menggunting dan merangkai serpihan kaleng bekas softdrink menjadi miniatur vespa dan truk yang menarik. Untuk vespa, bahan kaleng bagian dalam dipasang menghadap keluar, agar bahan bisa dicat satu warna yang seragam dan menarik. **foto** "Ini bisa dipasang ornamen seperti onderdil lampu, spion, stir, sadel dan lainnya. Sedangkan untuk truk, bahan kaleng tetap mengandalkan aneka warna kaleng bagian luar yang mencolok," paparmya, sembari menempelkan ornamen stir vespa. Fatkhur yang kesehariannya berdagang cilok ini, hanya bermodal gunting, lem khusus dan alat seadanya. Ia merangkai miniatur vespa dan truk dari irisan menjadi komponen yang diperlukan. Fatkur menandaskan, jika dirinya sanggup membuat satu buah miniatur vespa maupun truk selama dua hari. Meski baru memulai usahanya yang baru menginjak enam bulan, miniatur buatan dirinua mulai banyak dikenal orang dan dijualnya melalui medsos. "Untuk pembeli mainan tidak hanya berasal dari Jombang saja. Ada yang dari luar provinsi, seperti Jakarta dan Medan. Harga untuk miniatur vespa maupun truk saya patok mulai dari Rp 35 ribu hingga Rp 110 ribu," tandasnya. Suami dari Anik Firnanda ini berencana akan berhenti jadi penjual cilok, dan fokus mengembangkan usaha pembuatan miniatur vespa dan truk. "Ya karena untuk saat ini saja yang pesan miniatur jenis kendaraan yang lain sudah mengantri untuk dibuatkan, mas," pungkasnya.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…