Remaja 17 Tahun Di Riau Hamil, Keluarga Polisikan Pacar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Riau –Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Riau. Seorang pemuda berinisial EF (22) harus merasakan dinginnya jeruji besi karena telah melakukan pencabulan terhadap seorang gadis di bawah umur yang mana merupakan pacar tersangka. Pelaku ditangkap polisi setelah keluarga korban melaporkan aksi bejatnya itu yang menyebabkan korban hamil. Korban yang masih berusia 17 tahun harus merelakan pendidikannya karena hamil. "Korban masih sekolah dan di bawah umur. Atas laporan orang tua korban, akhirnya pelaku kita tangkap," ujar Kasubag Humas Polres Rokan Hulu Ipda Ipda Fery Fadli, Kamis (21/11). "Peristiwa itu terungkap ketika ayah korban heran melihat anaknya tidak masuk sekolah. Kemudian, korban ditanya apa alasannya. Korban masih diam dan tidak menjawab," tambah Fery. Lalu sang ayah menyuruh istrinya untuk mendesak agar korban mau menceritakan apa yang dialaminya. Akhirnya, korban buka suara dan menjelaskan bahwa dirinya sedang hamil akibat ulah pacaranya itu. Ayah korban kaget mendengar anak gadisnya hamil. Namun, dia tetap tenang dan mencoba untuk meminta pertanggungjawaban pelaku. "Ayah korban menghubungi keluarga EF untuk meminta tanggung jawab. Namun pihak keluarga terlapor tidak merespon," ucap Fery. Karena melihat adanya gelagat untuk lari dari masalah, pelaku pun dilaporkan ke polisi oleh ayah korban. Dia berharap polisi memproses pelaku yang diduga menghamili anaknya. "Setelah menerima laporan, anggota Polsek Rambah Hilir langsung mencari pelaku. Dan berhasil mengamankannya," kata Fery. Saat diinterogasi polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Dia menceritakan bahwa dirinya memang pernah berhubungan layaknya suami istri dengan korban.tidak hanya sekali, bahkan sampai 5 kali. "Pelaku mengaku telah mencabuli korban sebanyak 5 kali. Sejumlah barang bukti juga disita. Dan pelaku kita tetapkan sebagai tersangka," kata Fery. Celana jeans warna biru, satu helai kemeja hitam bermotif bunga, satu helai jilbab dongker. juga satu helai celana dalam warna ungu, satu helai bra warna coklat, tengtop warna pink dan satu unit sepeda motor Beat, warna putih orange dijadikan sebagai barang bukti. "Korban sudah divisum dan dilakukan tes kehamilan. Untuk pelaku ditahan agar mempermudah proses penyidikan," jelasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…