Tunjangan GTT/PTT di Jombang Diupayakan Naik, Begini Kata Ketua DPRD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Tunjangan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, akan diupayakan untuk mendapat kenaikan. Untuk itu, DPRD Jombang akan terus mendorong kenaikan tunjangan GTT dan PTT, bahkan hingga dua kali lipat dari sebelumnya melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2020 mendatang. Hal itu dikatakan oleh Ketua DPRD Jombang, Masud Zuremi. Karena jika melalui APBD murni tidak bisa, karena sudah di dok. Untuk kenaikan, jika hanya Rp 75 ribu pertahun masih tidak sebanding. "Ya tidak sebanding kalau kenaikan hanya Rp 75 ribu pertahun, dengan jerih payah yang dilakukan GTT/PTT untuk mencerdaskan anak bangsa," katanya, saat dikonfirmasi, Selasa (10/12/2019). Masud menjelaskan, tunjangan GTT/PTT saat ini sebesar Rp 300 ribu perbulan. Maka dari itu pihaknya berharap, untuk kenaikan paling tidak bisa mencapai Rp 700 ribu perbulan. "Banyak daerah lain yang sudah bisa menganggarkan gaji GTT/PTT hingga mencapai UMR. Kalau daerah lain bisa kenapa Jombang tidak bisa ? Padahal kerja honorer ini sangat berat, hampir sama dengan PNS,” jelasnya. Masud menegaskan, kesehjatreaan honorer bisa lebih ditingkatkan kembali. Karena menurutnya, hal ini akan mempengaruhi kualitas pendidikan di Jombang. "Pendidikan di Jombang bisa lebih maju, bisa lebih baik lagi. Maka dari itu, hal ini harus benar-benar menjadi prioritas," tegasnya. Masud mengungkapkan, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Jombang melalui dinas terkait. Di daerah lain, yang APBDnya dibawah Jombang bisa menganggarkan tunjangan GTT/PTT mencapai Rp 700 ribu. ”Kami juga sudah melakukan komunikasi dengan Disdikbud agar menganggarkan melalui P-APBD nantinya, sehingga bisar segera teralisasi. Dengan begitu, kesehjatreaan honorer bisa lebih diperhatikan," pungkasnya.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…