Penderita Katarak di Jawa Timur Tinggi, Begini Kata Gubernur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Tingkat kebutaan akibat katarak di Jawa Timur cukup tinggi, yakni sebesar lebih dari 80 persen. Dan penderita katarak di Jatim, sebesar 4,3 persen. Dengan tingginya penderita katarak ini, maka langkah yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yakni dengan menekan jumlah penderita, dan menargetkan pada tahun 2023 bebas katarak. **foto** Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bahwa pada tahun 2023 Jawa Timur sudah bisa bebas katarak melalui berbagai program yang melibatkan banyak kalangan. "Hingga saat ini jumlah penderita katarak di Provinsi Jawa Timur cukup tinggi, dan melampui jumlah rata-rata tingkat nasional," katanya, usai mengunjungi pasien operasi katarak gratis di RSUD Jombang, Sabtu (14/12/2019). RSUD Jombang menggelar operasi katarak gratis. Operasi tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih yang bekerjasama dengan Pemprov Jatim, Koarmada II dan Pemkab Jombang. Khofifah mengungkapkan, bahwa angka rata-rata penderita katarak di Jawa Timur berada diatas dari rata-rata angka nasional, yaitu sebesar tiga persen. Untuk itu diperlukan sikap proaktif dari masyarakat. "Oleh karena itu, perlu sikap proaktif dari seluruh masyarakat untuk menyampaikan dan siap untuk melaporkan, bisa mengantarkan. Agar kita bisa sama-sama menyisir secara lebih komprehensif," pungkasnya. **foto** Usai mengunjungi pasien operasi katarak di RSUD Jombang, Khofifah bertolak menuju Alun-Alun Jombang menghadiri acara peringatan Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN).(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Suasana di Kota Pahlawan sejak pagi hari, Senin (16/06/2026) mengalami kemacetan parah hingga mengular cukup panjang sehingga laju…

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintahan Desa (Pemdes) Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, menggelar upacara adat larung sesaji di sungai mas, Selasa…

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti respon ditemukannya ASN yang menggunakan waktu kerja untuk membuat konten di media sosial (medsos), saat ini Wali…

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini ada yang unik imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax turut mulai memicu perubahan pola…

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondosowo - Melihat fenomena nilai rupiah terhadap dolar yang melemah, ternyata turut berdampak pada kenaikan harga sejumlah obat di apotek…

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Akibat fenomena gelombang tinggi di laut selatan yang mencapai sekitar 2,5 meter membuat mayoritas nelayan di kawasan pesisir…