Dimulai Pekan Depan, Penanaman Pohon di Area Buffer Zone TPA Benowo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo memiliki bau yang menyengat dari penumpukan sampah yang ada disana. Untuk mengurangi bau tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan segera melakukan penanaman pohon di area buffer zone (zona penyangga). Rochim Yuliadi Kasi Ruang Terbuka Hijau Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya mangaku bahwa, mulai minggu depan pihaknya akan segera melakukan penanaman 1.000 batang pohon. “Minggu depan mulai digiatkan nyicil nanam pohon seperti trembesi, jaranan, nyamplung, waru. Target bulan ini penanamannya dapat mencapai 1.000 batang pohon dengan diameter 10 centimeter dan tinggi 3 meter,” tuturnya. Mengingat TPA Benowo airnya asin, maka pohon-pohon ditanam di area buffer zone karena vegetasi tersebut cocok tumbuh di lahan yang payau. Sehingga bisa untuk mengurangi bau dari sampah di TPA Benowo. “Pohon angsana menyesuaikan. Kalau dirasa kurang ya akan kita tambahin dengan pohon sono,” jelasnya. Dari hasil kajian diameter green belt, lanjut Rochim, minimal 20-50 meter baru dapat meminimalisir efek dari keberadaan gunung sampah di TPA Benowo. Green belt tersebut merupakan wujud buffer zone yang akan di bangun di TPA benowo. “Sabuk hijau berupa kawasan pepohonan yang melingkar memagari TPA benowo. Tebal sabuknya minimal 20m,” imbuhnya. Untuk pengadaaan pohon yang akan ditanam di area buffer zone nantinya berasal dari sumbangan masyarakat kota Surabaya. “Pengadaan pohon berasal dari sumbangan seluruh elemen masyarakat kota surabaya yang ikut berpartisipasi dalam penghijauan di TPA Benowo, persis seperti di GBT kemarin, syukur bisa lebih dari 1.000 batang,” ungkap Rochim. Selain itu, pihaknya juga akan mempersiapkan bibit pohon jaranan dan waru yang totalnya hampir seribu. Rochim juga mengimbau kepada masyarakat Surabaya, yang akan berpartisipasi untuk penanaman pohon bisa langsung kontak kantor DKRTH Kota Surabaya. ”Kami masih butuh partisipasi dari warga untuk ikut menyumbang. Dari situ sudah banyak yang konfirmasi ke saya kalau mau nyumbang. Ada beberapa institusi yang sudah positif mau kirim. Ada juga yang sudah kirim. Semoga sumbangannya mengalir terus hingga bisa tembus diatas 1.000 batang pohon,” jelasnya. Pohon-pohon tersebut nantinya diperkiran tumbuh selama setahun, untuk perawatannya nanti pihak DKRTH akan melakukan perawatan secara rutin.
Tag :

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…