Ribuan Pelamar CPNS di Gresik, Tak Lolos Tes Administrasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Gresik- Hasil pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 telah resmi diumumkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik. Sebanyak 1265 pendaftar dinyatakan gagal karena tak memenuhi syarat (TMS) alias tak lolos tes administrasi. Sedangkan formasi khusus difabel dipastikan tak terisi. Jumlah pelamar CPNS tahun ini mencapai 10.273 orang berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Sedangkan 9.008 orang dinyatakan memenuhi syarat dan lulus. Sisanya, sebanyak 1.265 dinyatakan gugur. Alasan mereka tak lolos pun beragam. Ada yang bisa diperbaiki dan ada juga yang tak bisa diperbaiki. Mulai dari spesifikasi jurusan pendidikan yang tak sesuai formasi CPNS, IPK yang tak memenuhi syarat, hingga akreditasi yang dilampirkan tak sesuai dengan tahun kelulusan pelamar. "Semua keterangan yang tak lulus itu, sudah dicantumkan di pengumumuan," ungkap kepala BKD Gresik, Nadlif. Nadlif mengatakan, yang sudah dinyatakan lulus akan mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) di WEP Gresik, pada Februari 2020. Sedangkan bagi mereka yang tak lolos, bisa mencoba lagi tahun depan jika formasinya ada. "Bagi peserta yang dinyatakan TMS, namun masih dianggap janggal bisa melakukan protes mulai besok (hari ini). Kami sediakan masa sanggah selama tiga hari," terangnya. Meski demikian, ada persyaratan tambahan yang harus dipenuhi bagi pelamar yang dinyatakan lulus di formasi Dishub dan Satpol PP. Mereka harus melakukan pengukuran tinggi badan. Berdasarkan jadwal, proses itu dilakukan di lapangan Pemkab, hari ini (17/12). "Yang namanya syarat ya harus dipenuhi. Nantinya data pengukuran itu akan dicek dengan data yang sudah disetorkan pelamar. Sesuai atau tidak. Atau justru lebih pendek," ujar pria yang sekaligus menjabat sebagai Plt Sekda Pemkab Gresik itu. Jika nantinya ada peserta yang tidak datang atau datanya tak sesuai maka dipastikan akan gugur. Meskipun dalam pengumuman itu mereka dinyatakan lulus. Khusus formasi dishub dan satpol PP memang mensyaraktkan tinggi badan. Yakni 155 sentimeter untuk perempuan dan 160 sentimeter untuk laki-laki. Sementara itu, Kabid Data dan Informasi BKD Gresik Bahagiyo Santoso mengatakan, formasi khusus difabel tidak terisi tahun ini. Padahal, sebelumnya sudah dibuka dua formasi yakni seorang tenaga pengajar dan teknis khusus calon pelamar difabel. "Namun tak ada yang mendaftar," ungkapnya. Agar tak percuma, nantinya dua formasi khusus yang kosong akan dilempar untuk pelamar yang sudah mendaftar pada formasi umum. Sistem ranking menjadi penentu. "Kami akan akan ambil nilai tertinggi dari calon CPNS yang gagal bersaing di jalur umum. Hanya saja, yang diambil harus sesuai formasi. Baik yang tak terisi maupun yang didaftar pelamar," tutupnya.
Tag :

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…