Teknisi Handphone Layak Dapatkan Sertifikasi dan Perlindungan Hukum

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surabaya. SURABAYAPAGI.com -Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK) saat ini sudah menilai bahwa teknisi handphone dinilai layak untuk mendapatkan sertifikasi. Hal tersebut agar para teknisi HP ini agar bisa menjaga diri dan lebih terlindungan jika ada gugatan dari konsumen. Workshop yang diadakan Asosiasi Pelaku Usaha dan Technisi Hanphone (Aptech) Jatim Kopdar Nasional 3 Christian Didik Hernawan, Ketua Aptech Jatim di Aula Robotica ITS Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/12/2019). Menurutnya, selain rasa prihatin juga untuk untuk mencegah jangan sampai bertambah mereka pelaku technisi ini masuk bui karena ketidak tahuan mereka dalam menjalankan pekerjaaannya sehari hari. "Sehingga dengan demikian akan ada kesadaran dan kehati hatian," lanjutnya. Karena pada umumnya mereka ini Otodidak belajar sendiri sebagai technisi Hanphone, tanpa disadari bahwa disitu juga ada jaring hukum yang sewaktu waktu bisa menjerat mereka ke masalah hukum hingga berujung ke penjara. “Jika konsumen merasa dirugikan, maka mereka akan meminta bantuan dari BPSK. Saat ini ada sekitar 98 persen dimenangkan konsumen,” ujarnya. Sesuai UU No 8 Tahun 1999 Pasal 26, bagi pelaku usaha atau pengusaha yang menyediakan barang dan jasa yang penggunaan lebih 1 tahun, wajib menyediakan jaminan, garansi, dan wajib menyediakan layanan purna jual. Sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan maka di gelarlah acara ini dengan tujuan melek hukum, disamping juga ada hal lain yang masih dalam lingkup dunia ke technisian. "Karenanya bagi mereka yang lulus akan diberikan sertifikat sehingga usaha mereka akan lancar tanpa ada hambatan" lanjutnya. Acara yang diikuti oleh 750 orang peserta dari 905 anggota terdaftar tersebut sedikit menurun bila dibandingkan saat di gelar di Kediri yang diikuti oleh 1000 orang peserta. "Setiap peserta yang mengikuti acara hanya dikenai pengganti gedung, akomodasi sebesar Rp 200.000/orang, sebagai imbalannya selain mendapatkan ilmu peserta menerima sertifikat dan kaos sebagai souvenir, untuk iuran bulanan hanya Rp -5000/bulan" tutupnya. Don
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…