Syaraf Pusat Lumpuh, Balita di Jombang Alami Gangguan Pertumbuhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Seorang balita berusia 4 tahun, asal Dusun Ngares, Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengalami gangguan pada pertumubuhannya. Balita tersebut bernama Mohammad Ibrahim, putra dari pasangan Nila Purwanti dan Saiful. Namun Ibrahim saat ini diasuh oleh neneknya, Partini, karena sang ibu bekerja di Malang. Sedangkan sang ayah tidak diketahui keberadaannya. Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Kebondalem, Hari Sutji Atmini memgatakan, balita Ibrahim diduga menderita gangguan pada fungsi otak atau Cerebral Palsy. "Menurut pemeriksaan diduga ada Cerebral Palsy, yakni pada susunan syaraf pusat mengalami kelumpuhan," katanya, kepada jurnalis, Kamis (26/12/2019). Sutji menjelaskan, apabila susunan syaraf pusatnya terganggu, maka dampaknya ke syaraf anggota tubuh yang lain. "Sehingga fungsi organ seluruh bisa kena, termasuk fungsi pertumbuhan hormon terganggu,” jelasnya. Sutji mengungkapkan, ketika fungsi organ balita terganggu, malabsorpsi nutrisi balita juga terganggu. Sehingga tubuh balita tidak dapat menyerap nutrisi dari makanan mereka. "Dlihat usia Ibrahim yang saat ini 4 tahun, berat badan normal seharusnya diatas 13 kg. Dan berat badannya Ibrahim 8,4. Berarti ya gak normal,” ungkapnya. Sutji menandaskan, bahwa kasus yang dialami Ibrahim tersebut baru kali ini terjadi di Desanya. Dan merupakan satu-satunya. “Ya jelas ini stunting. Kan mengalami malabsorpsi nutrisi. Karena gangguan syaraf, jelas pertumbuhannya terganggu, istilahnya gagal tumbuh,” tandasnya. Upaya yang sudah dilakukan Sutji yaitu dengan memberikan gizi, dan dilakukan pemeriksaan oleh dokter ahli anak. “Sebagai tenaga kesehatan, tentunya kita hanya bisa menjaga kesehatan balita, agar kondisinya tidak semakin memburuk,” tukasnya. **foto** Sementara, menurut keterangan nenek Ibrahim, Partini, awal lahirnya normal, beratnya tiga kilo satu ons. Selang empat hari, Ibrahim harus dirawat di rumah sakit selama delapan hari karena sakit kuning. "Selama delapan hari dirawat kondisi Ibrahim tidak mengalami perubahan. Akhirnya saya bawa pulang kerumah dan sampai sekarang,” terangnya. Partini berharap ada perhatian dari Pemkab Jombang, agar penyakit yang dialami cucunya dapat diobati. Cucunya saat ini hanya bisa tergeletak lemas, sedang teman seumurannya sudah sekolah. "Harapan saya ada bantuan agar bisa berobat. Cucu saya biar bisa tumbuh normal kayak anak seusianya. Teman Ibrahim sudah sekolah playgroup, lah ini cuman bisa tidur tidak bergerak,” pungkasnya.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…