Tidak Layak Jalan, Satu Bus AKAP Dikandangkan di Terminal Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Satu bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) jurusan Surabaya-Semarang terpaksa dihentikan dan penumpang diturunkan, setelah dalam operasi gabungan antara Polres, Dishub, dan Organda, menjumpai kalau bus tersebut tidak layak jalan, dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Bus dengan syarat penumpang itu, dihentikan petugas di Terminal Lamongan, dalam operasi angkutan umum jelang tahun baru, untuk menekan angka kecelakaan dan menjaga keselamatan penumpang, Sabtu (28/12/2019). "Tadi kita temui ada bus kaca depannya retak dan itu berpotensi pecah dan mengancam keselamatan pengemudi dan penumpang, untuk mengindari terjadinya kecelakaan bus itu tidak bileh melanjutkan perjalanan," kata Kapolres AKBP Feby DP Hutagalung saat memimpin langsung operasi lilin Semeru ini. Selain kaca retak kata Feby panggilan akrab Kapolres Lamongan, surat-surat kendaraan juga tidak ada. Karena itu penumpang diturunkan dan dipindah ke bus perusahaan yang sama dengan tujuan Semarang. "Pelanggaran yang demikian ini semestinya tidak boleh terjadi, PO bus jangan hanya berfikir mencari keuntungan, tapi bagaimana juga memikirkan keselamatan penumpang," kata Feby. Sementara itu, selain menggelar operasi gabungan sejumlah angkutan umum, dalam operasi itu juga digelar tes urine bagi para awak sopir bus dan angkutan umum . Dalam gelar Rikes (pemeriksaan kesehatan) gratis pengemudi angkutan umum, selain tes urine, puluhan sopir juga diperiksa kesehatan fisiknya oleh bidokes kepolisian. “Kenapa dilakukan operasi, karena angkutan meningkat dengan jumlah penumpang yang banyak, sehingga kita antisipasi supaya tidak terjadi kecelakaan,” kata Feby. Dilakukannya tes urine ini, para sopir bus menyambut baik dengan adanya kegiatan ini. Mereka sadar bahwa mereka wajib memeriksa kesehatan demi keselamatan para penumpangnya. “Senang adanya razia ini demi kenyamanan di perjalanan. Menganggu sedikiti, tapi tidak masalah,” kata satu di antara sopir bus, Hanif saat diperiksa kesehatannya oleh tim dokkes Polres Lamongan.jir
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…