Ada 230 Anak di Lamongan Menderita Gizi Buruk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Mengejutkan teryata penderita gizi buruk pada anak-anak di Lamongan jumlahnya masih lumayan banyak sampai 230 anak. Meski jumlah ini diklaim dibawah Provinsi Jatim, tapi hal demikian ini seharusnya sudah tidak boleh terjadi. Satu dari 230 anak yang menderita gizi buruk tersebut, satu diantaranya kini tengah dirawat di RSUD dr Soegiri Lamongan, dan sempat dikunjungi oleh bupati bersama Kapolres dan Dandim dan jajaran. Fadeli dalam kesempatan menjenguk penderita gizi buruk yang hanya berbobot 4 kilogram menyebutkan, memang jumlah balita atau anak di Kabupaten Lamongan yang menderita gizi buruk berjumlah 230 anak atau 0,34 persen. Angka ini, lanjut Fadeli jauh dibawa 1 persen dari Provinsi Jatim. Meski demikian ia meminta agar penderita gizi buruk terus diturunkan jangan sampai nambah. "Kalau ada yang menderita saya minta keluarga agar melaporkan kejadian ini ke puskesmas sehingga ini bisa ditindaklanjuti oleh rumah sakit dan ditangani," ungkapnya. Seperti saat ini ada balita yang terkena gizi buruk dan di rawat. Fadeli meminta tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri Lamongan agar memberikan pelayanan yang terbaik bagi Meilani Alfira Damayanti balita yang menderita gizi buruk. Meski saat ini biaya pengobatan balita yang berusia 2 tahun 8 bulan itu ditanggung BPJS Kesehatan. Namun Fadeli berharap pihak rumah sakit tidak menyamakan penanganan medis seperti halnya pasien pada umumnya. "Bukan berarti sudah tidak bayar biaya rumah sakit, terus pengobatannya biasa-biasa saja. Ini saya tidak mau harus diprioritaskan," kata Fadeli. Berdasarkan informasi yang ia terima dari dokter yang menangani anak tersebut. Butuh waktu yang cukup lama untuk bisa memulihkan kondisi balita yang hanya memiliki bobot 4 kilo tersebut. Pihaknya juga berharap orang tua pasien sabar dalam menghadapi ujian ini. "Saya yakin dokter juga sudah bekerja maksimal setiap saat dipantau perkembangan berikutnya dan ternyata juga tambah baik secepatnya," ungkapnya. Dengan adanya peristiwa gizi buruk yang menimpa salah satu warga Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan ini, bupati mengintruksikan kepada jajaran agar terus berupaya mendata jumlah anak penderita gizi buruk. Sehingga penderita bisa cepat ditangani. "Kalau anak Alfira ini sudah terlambat ditangani. Makanya saya perintahkan pak camat, bapak kepala dinas kesehatan dan puskesmas agar terus berkeliling mencari anak-anak yang menderita kekurangan gizi biar diobati dan jangan sampai hal ini terulang kembali," ungkapnya.jir
Tag :

Berita Terbaru

Lakukan Tirakatan Sura, BPBD Catat 500 Pendaki Berbondong-bondong Datangi Gunung Lawu

Lakukan Tirakatan Sura, BPBD Catat 500 Pendaki Berbondong-bondong Datangi Gunung Lawu

Rabu, 17 Jun 2026 11:17 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Momentum Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1448 Hijriah atau 1 Sura, sejumlah pendaki mendatangi Gunung Lawu di sekaligus melakukan…

Tekan Kebocoran PAD, Pemkot Surabaya Hentikan 163 Jukir Tak Perpanjang KTA

Tekan Kebocoran PAD, Pemkot Surabaya Hentikan 163 Jukir Tak Perpanjang KTA

Rabu, 17 Jun 2026 11:09 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian dari percepatan implementasi digitalisasi parkir demi transparansi dan menekan kebocoran Pendapatan Asli Daerah…

Dimulai dari Rumah, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Komitmen Pilah Sampah untuk Masa Depan Iklim

Dimulai dari Rumah, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Komitmen Pilah Sampah untuk Masa Depan Iklim

Rabu, 17 Jun 2026 09:54 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pengelolaan sampah sejak hulu dengan memilah sampah sesuai jenisnya melalui keterlibatan aktif masyarakat terus digaungkan…

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…