Sudah Rp 124 Miliar Disita Dari PT Kam and Kam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surabaya Pagi, surabaya Penelusuran penyidik Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, terkait aliran dana PT Kam and Kam terus disidik. Dan polisi menemukan uang Rp 2 miliar dari rekening lain. Kendati demikian, Polisi masih menelusuri uang aset sebanyak Rp 350 miliar. "Ini (Uang Rp 2 miliar) dari rekening PT Kam and Kam yang kemudian dari laporan keuangan yang secara digital forensik kita telusuri ini dialihkan pada orang lain," kata Direskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan Surabaya, Jumat (17/1/2020). Aliran dana ini, lanjut Gidion telah dialihkan ke beberapa rekening lain sebelum kasus ini terungkap. Kini, total ada MeMiles yang diamankan polisi sebanyak Rp 124 miliar. "Pengalihan dananya sebelum pengungkapan kasus. Total Aset sudah Rp 124 miliar lebih, tepatnya Rp 124 miliar, 461 juta," lanjut Gidion. Lalu, ke mana saja aliran dana ini? Gidion mengungkapkan masih ada Rp 350 miliar yang masih belum diketahui keberadaannya. "Kalau dari analisa kasar kami, kurang lebih ada sekitar Rp 350 miliar yang tidak dapat ditrace pendistribusiannya. Kan dari Rp 761 miliar, dikurangi Rp 122 miliar yang kita sita, sekarang yang kita sita sudah Rp 124 miliar, dikurangi beli mobil dan reward. Kurang lebih Rp 350 miliar dan itu masih tertutup oleh si tersangka utama," papar Gidion. Tak hanya itu, dari rekening induk yang sudah di blokir, penyidik juga memblokir 6 rekening lainnya. " Jadi sudah ada 7 rekening yang diblokir,"tandasnya. Sementara itu, keterlibatan tiga anggota Keluarga Cendana di kasus investasi bodong MeMiles. Ada tiga anggota Keluarga yang terlibat. Siapa saja? Sebelumnya, polisi hanya menyebut inisial AHS, istri AHS dan satu anggota lainnya. Dari informasi yang dihimpun, istri AHS disebut memiliki inisial FFC dan anggota keluarga lainnya yakni IAR. **foto** Saat dikonfirmasi, Direskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan membenarkan hal ini. Namun Gidion hanya mau membeberkan misalnya saja. "Iya benar inisialnya," kata Gidion. Pamen tiga melati dipundak ini menambahkan keturunan Mantan Presiden Soeharto ini akan diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan dijadwalkan pada Senin dan Selasa pekan depan. "Kapasitas mereka sebagai saksi," imbuh Gidion. Gidion menyebut dari alat bukti yang sudah dikantongi, ada bukti keterlibatan tiga anggota Keluarga Cendana. Keterlibatan ini dalam bentuk keikutsertaan di investasi MeMiles. "Seperti yang dijelaskan Kabid Humas berdasarkan alat bukti yang lain, kita meyakini ada keterlibatan dalam konteks keikutsetraan dengan PT MeMiles," pungkasnya.nt
Tag :

Berita Terbaru

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …

Harga BBM di Malaysia Turun

Harga BBM di Malaysia Turun

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – Harga BBM di Malaysia terpantau mengalami penurunan pada awal bulan ini. Harga BBM jenis RON 95 dan RON 97, termasuk solar di Malaysia, m…

Buntut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur

Buntut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur

Jumat, 02 Okt 2026 07:07 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto resmi menerima surat pengunduran diri Mashudi dari jabatan Direktur Jenderal…

Eks Pegawai Bank BTN Jadi Tersangka Korupsi Rp 3,2 M di Sidoarjo

Eks Pegawai Bank BTN Jadi Tersangka Korupsi Rp 3,2 M di Sidoarjo

Jumat, 02 Okt 2026 07:04 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo menetapkan mantan pegawai Bank Tabungan Negara (BTN) berinisial AH sebagai tersangka dugaan…

Sarmuji, Kader Andalan Golkar Jatim, Jadi Menperin

Sarmuji, Kader Andalan Golkar Jatim, Jadi Menperin

Jumat, 02 Okt 2026 06:59 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 06:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji merapat ke Istana Kepresidenan di tengah isu reshuffle Kabinet Merah Putih pada Kamis (…