Tak Kuat Diteror, Istri Muda Limbad Ajukan Cerai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Punya dua istri tampaknya tak membuat Master Limbad bahagia. Buktinya, istri keduanya, Benazir Endang, memilih mengajukan gugatan cerai. Padahal hampir 10 tahun pernikahan berjalan, bahkan dikaruniai seorang anak. Gugatan Benazir didaftarkan di Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang, pada 13 Januari 2020. Lantas, apa yang menyebabkan Benazir memilih untuk menyudahi pernikahannya dengan Limbad? --------- Humas PA Tigaraksa Drs. Jaenudin mengatakan sidang perdana gugatan cerai Benazir Endang terhadap Limbad akan digelar pada 29 Januari 2020. "Poin gugatannya ada pokok cerai, disertai beberapa gugatan lain sebagai akibat hukumnya, antara lain hak asuh anak, nafkah anak," ujar Jaenudin ditemui awak media di kantornya, Jumat (17/1/2020). Sebelum masuk pada pokok perkara, hakim akan terlebih dahulu mengecek keabsahan dari pernikahan Limbad dan Benazir Endang, yang digelar secara siri. Ada beberapa saksi akan dipanggil untuk dimintai keterangannya. "Pernikahan itu tidak ada bukti tertulis dan tidak dicatat di KUA yang ada. Jadi akan ada saksi hidup nanti yang dipanggil, memenuhi syarat atau nggak pernikahannya, rukunnya. Lalu Hakim mempertimbangkan itu untuk mengabulkan atau tidak. Kalau sudah, masuk ke perceraiannya," terang Jaenudin. **foto** Mengenai alasan Benazir ajukan gugatan cerai, Jaenudin enggan membeberkan. "Secara spesifik kita tidak akan dimunculkan tapi secara bungkusan besarnya. Bisa kita tebak suatu alasan perceraian itu yang umum itu adalah kondisi rumah tangga yang sudah tidak memungkinkan untuk dilanjutkan," cetus dia. Perselisihan seperti apa yang terjadi pada rumah tangga Limbad dan Benazir Endang, lagi-lagi Jaenudin enggan memberi jawaban. "Lebih detailnya ada di persidangan," kelit dia. Selain sidang perceraian yang bakal digelar pada 29 Januari 2020 mendatang, Limbad dan Benazir akan menjalani sidang isbat terlebih dahulu. Sidang isbat itu dijalani untuk mengesahkan pernikahan mereka. "Prinsipnya sebelum masuk gugatan cerai itu makanya ada keabsahan pernikahan itu. Jadi satu paket, satu nomor perkara yakni isbat lalu cerai," terang Jaenudin. Untuk diketahui, Limbad menikahi Benazir Endang secara siri pada 2011. Dari Benazir, Limbad dikaruniai anak perempuan bernama Lim Bintang. Hampir sepuluh tahun pernikahan berjalan, kehadiran Benazir Endang tidak diterima oleh Susi Indarwati, istri pertama Limbad. Belakangan bahkan Benazir mengaku kerap mendapat teror dari Susi dan anak-anaknya. **foto** Sebelum gugatan itu diajukan ke Pengadilan Agama, kisruh rumah tangga Limbad dan Benazir sudah terendus. Desember 2019 lalu, Benazir mengungkapkan dirinya kerap menerima teror dari istri pertama Limbad. Ini yang membuat Benazir Endang tak tahan. “Saya pengin menyudahi (pernikahan), semuanya berakhir. Pengin hidup tenang, terutama kepada teror,” ucap Benazir kala itu. Keinginannya untuk cerai karena teror yang diberikan istri pertama Limbad menyangkut sang anak. "Kemarin masih sabar karena sudah enggak apa-apa, tapi ini kan menyangkut anak ya. Jadi saya sudahi aja," kata Benazir Endang. Ia menilai, masalahnya dengan istri pertama Limbad tak akan pernah selesai sehingga keputusannya bulat untuk berpisah. "Kan menyangkut anak, memang mungkin ya Mbak Susi sampai kapan pun tidak bisa selesai," ungkapnya.n jk
Tag :

Berita Terbaru

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…