Walikota Klaim Banjir Kota Tuntas 84 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari mengklaim persoalan banjir kota sudah hampir tertangani seratus persen. Bahkan, petinggi Pemkot ini berani menjamin, tahun 2020 program penanggulangan bencana banjir bakalan tuntas. Ditemui usai membuka rapat Musrenbang di Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Walikota Ning Ita mengaku, saat ini progres program penanggulangan banjir sudah mencapai 84 persen. "Progres 84 persen itu hasil akumulasi kinerja kita tahun 2018 dan 2019 kemarin. Sisanya, sebanyak 16 persen akan di tuntaskan tahun ini," ujarnya, Selasa (21/01). Ning Ita juga menjelaskan, tahun 2019 lalu, Pemkot Mojokerto sudah menggelontorkan anggaran pengendalian banjir senilai total Rp. 34 milyar lebih. "Di perubahan APBD dan dana kelurahan tahun 2019 sudah dianggarkan senilai Rp. 34.269.739.900. Itu untuk mengakomodir sebanyak 71 paket pekerjaan program pengendalian banjir dan 5 pengadaan sarana dan prasarana," ujarnya. Ning ita menerangkan, sesuai peta kerawanan banjir yang dibuat Balitbang dan tim ahli ITS , dari total 661 Rukun Tetangga (RT) yang ada di Kota Mojokerto, sebanyak 38 RT diantaranya masuk kategori daerah rawan genangan. Di tahun 2019, Pemkot sudah mengintervensi sebanyak 32 RT melalui 71 paket pekerjaan pengendalian banjir. "Sisanya sebanyak 6 RT akan dilanjutkan melalui program pengendalian banjir di tahun 2020," tegasnya. Ning Ita menambahkan, untuk tahun 2020 ini, Pemkot sudah memploting anggaran senilai Rp. 22 milyar dari pundi APBD. Selain itu, dana kelurahan senilai Rp. 23,8 milyar juga disiapkan untuk program pengendalian bencana banjir ini. "Harapan kita tahun 2020 ini Kota Mojokerto sudah bebas dari bencana banjir. Sehingga kedepannya, anggaran bisa kita konsentrasikan untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur yang lainnya," ujarnya. Walikota juga mengharap peran serta masyarakat Kota Mojokerto untuk ikut menanggulangi bencana banjir. Pasalnya, disejumlah titik ia masih banyak menemukan sumbatan drainase akibat tumpukan sampah. "Ayo jaga kebersihan kota kita tercinta ini, jangan membuang sampah sembarangan sehingga menyumbat aliran dan menyebabkan banjir," imbaunya. Tak hanya itu, ia juga mengajak masyarakat untuk tak segan melakukan sinergi dengan 32 operator rumah pompa yang tersebar di Kota Mojokerto. Ini sebagai antisipasi agar genangan air bisa teratasi dengan cepat. "Kita sudah informasikan keberadaan 32 rumah pompa yang ada di Kota Mojokerto termasuk kontak person dari masing-masung operatornya. Harapan kita masyarakat bisa sinergi untuk mengawasi dan mengontak jika terjadi curah hujan tinggi," imbuhnya. Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mojokerto, Mashudi mengatakan tiap tahun selalu ada peningkatan anggaran untuk program pengendalian banjir di Kota Mojokerto. Ini sebagai bukti serius jika Pemkot Mojokerto benar-benar ingin menuntaskan persoalan banjir kota. "Tahun 2018 kita anggarakan Rp. 12 milyar untuk 15 paket proyek pengendalian banjir. Tahun 2019 kita tambahi anggarannya menjadi Rp. 34 milyar dan tahun 2020 ini kita anggarkan Rp. 45 milyar," pungkasnya.dw
Tag :

Berita Terbaru

Kenaikan Harga Oli Resahkan Pemilik Bengkel hingga Konsumen di Ponorogo

Kenaikan Harga Oli Resahkan Pemilik Bengkel hingga Konsumen di Ponorogo

Rabu, 17 Jun 2026 12:29 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini, harga oli terus mengalami kenaikan hampir setiap hari, dimana tidak hanya dirasakan oleh konsumen, tetapi juga…

Cocok untuk Healing, Sumber Biru Wonosalam Suguhkan Panorama Aliran Air Jernih

Cocok untuk Healing, Sumber Biru Wonosalam Suguhkan Panorama Aliran Air Jernih

Rabu, 17 Jun 2026 12:16 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melepas penat di sejumlah kegiatan dan jam kerja yang padat memang perlu rehat sejenak. Salah satunya, wajib mengunjungi destinasi…

Madiun Jadi Jalur Distribusi Rokok Ilegal, 4,6 Juta Batang Dimusnahkan Bea Cukai

Madiun Jadi Jalur Distribusi Rokok Ilegal, 4,6 Juta Batang Dimusnahkan Bea Cukai

Rabu, 17 Jun 2026 12:14 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Meski bukan daerah produsen rokok ilegal, wilayah Madiun kerap menjadi daerah pemasaran dan perlintasan distribusi barang kena cuk…

Bupati Subandi Serukan ASN, Perangkat Desa, dan RT/RW Jadi Anggota KDMP

Bupati Subandi Serukan ASN, Perangkat Desa, dan RT/RW Jadi Anggota KDMP

Rabu, 17 Jun 2026 12:11 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sudah banyak berdiri di Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Subandi menyerukan seluruh ketua R…

Perkuat Ekonomi, Pemkab Lumajang Optimalkan Pengembangan Pangan Lokal Berkualitas

Perkuat Ekonomi, Pemkab Lumajang Optimalkan Pengembangan Pangan Lokal Berkualitas

Rabu, 17 Jun 2026 12:07 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Untuk mendukung peningkatan kualitas konsumsi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Pasca Insiden Lansia Tercebur, Pemkot Surabaya: Semua Proyek Gorong-gorong Dihentikan

Pasca Insiden Lansia Tercebur, Pemkot Surabaya: Semua Proyek Gorong-gorong Dihentikan

Rabu, 17 Jun 2026 12:00 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti pasca dua lansia pengendara motor tercebur ke dalam proyek saluran air di Jalan Margorejo Indah, tepatnya di depan…