Perlakuan Khusus, AHS kucing Kucingan Dengan Kuli Tinta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surabaya Pagi, Surabaya Ditunggu Kuti tinta, sejak pagi, AHS mendatangi Polda Jatim untuk diperiksa sebagai saksi kasus investasi bodong MeMiles. Tapi, AHS minta, agar melewati jalur yang tak ada awak media. Dan, sekitar pukul 10.25 WIB, AHS telah hadir di Polda Jatim dan langsung memasuki ruang pemeriksaan melalui pintu khusus. Para awak media yang menunggu di depan Ditreskrimsus pun sempat kucing-kucingan mencari keberadaan AHS. Namun, para awak media tak ada yang berhasil mendapatkan gambar AHS. Karena, AHS lebih dulu memasuki ruang pemeriksaan tanpa diketahui kedatangannya. Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan masih belum mengetahui. Dia menyebut akan mengecek hal ini. "Kemungkinan sudah hadir, saya cek dulu ya, saya juga baru tahu,"ujar Truno di Mapolda, Rabu (22/1/2020). Sedangkan Polisi telah menyita dua mobil milik Keluarga Cendana. Dua mobil mewah yang merupakan reward MeMiles ini sedang berada dalam perjalanan menuju Polda Jatim. Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan mobil ini diperkirakan akan sampai di Mapolda sekitar pukul 12.00 WIB. "Nah hari ini bersamaan AHS tadi malam sudah meluncur dua kendaraan mewah, mungkin jam 12.00 WIB ini sampai,"ujarnya. Luki menambahkan mobil ini telah disita sejak semalam dan langsung diberangkatkan dari tempat AHS. "Pada saat (AHS) diperiksa nanti akan disampaikan pengacaranya, tadi malam bersama berangkat, ada dua kendaraan," imbuh Luki. **foto** Sementara untuk total aset yang disita, Luki menyebut ada Rp 128,4 miliar. Aset ini akan terus bertambah. "Aset member yang terus k Humasami telusuri, karna kemarin per hari Selasa itu sudah Rp 128,4 M yang diawal Rp 122 M ini insyaallah akan bertambah terus. Karna tim kami menyebar menelusuri para orang-oranh yang terkait yang sedang kami dalami di dalam digital forensik," pungkasnya. Sedangkan yang dipastikan hanya didatangi oleh AHS saja. Karena, istri AHS yang berinisial FFC dikabarkan sakit dan belum bisa diperiksa sebagai saksi. "Nanti dari pihak istrinya berhalangan, sakit jadi mungkin minggu depan untuk datang Senin dijadwalkan dari pengacaranya," katanya. Luki menambahkan hari ini ada tiga orang yang jadwalnya akan diperiksa sebagai saksi MeMiles. Ketiganya yakni AHS, Tata Janeeta (TJ) dan Adjie Notonegoro (AN) yang saat ini sedang berada dalam ruang pemeriksaan. "Sesuai dengan jadwal tiga orang itu akan diperiksa. Dimana ketiga orang ini diperiksa ada kaitannya dengan pemeriksaan saksi sebelumnya dan para tersangka juga ada di dalam keterangan dari hasil digital forensik. Jadi kami memandang perlu, ada bebrrapa saksi yang terus kami periksa, kami dalami yang intinya kami ingin menyelamatkan aset para member MeMiles," paparnya. Sedangkan Adjie Notonegoro memenuhi panggilan Polda Jatim menjadi saksi kasus investasi bodong MeMiles. Kuasa Hukum Adjie, Robert Simangunsong menyebut kliennya ini sebagai korban. "Kedatangan kita kesini sesuai panggilan polisi untuk dimintai keterangan, Saat ini kan belum dimintai keterangan terkait apa gitu, kami belum tahu," kata Robert. Robert mengatakan Adjie juga merupakan korban. Karena, keterlibatan Adjie di MeMiles ini merupakan ajakan temannya. Adjie juga disebut tak terlalu aktif di MeMiles. "Mas Adjie ini selaku korban Kam and Kam juga, dia juga diajak gitu sebagai member, intinya korban. Nanti untuk jelasnya beliau akan beri keterangan juga," imbuh Robert. Saat disinggung siapa yang mengajak Adjie bergabung di MeMiles, Robert menyebut ada teman-temannya. "Diajak ajak gitu teman temannya," lanjutnya. Sementara itu, Adjie mengaku baru dua bulan bergabung MeMiles. Sepanjang bergabung, Adjie juga belum pernah mendapatkan reward dari MeMiles. "Baru dua bulan. Belum pernah (dapat reward)," ujar Adjie. Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan hari ini ada tiga orang yang hadir. Sementara dari Keluarga Cendana, hanya AHS yang hadir. Luki mengatakan pemanggilan istri AHS dijadwalkan mundur hingga minggu depan. "Nanti dari pihak istrinya berhalangan, sakit jadi mungkin minggu depan untuk datang Senin dijadwalkan dari pengacaranya," kata Luki, Rabu (22/1/2020). Luki menambahkan hari ini ada tiga orang yang jadwalnya akan diperiksa sebagai saksi MeMiles. Ketiganya yakni AHS, Tata Janeeta (TJ) dan Adjie Notonegoro (AN) yang saat ini sedang berada dalam ruang pemeriksaan. "Saya sampaikan untuk hari ini Polda Jatim memanggil sebagai saksi ada tiga orang, yaitu AHS yang rencana datang jam 10.00 WIB, AN yang juga sama bersamaan dan TJ jam 14.00 dan sudah konfirmasi semuanya,"pungkas Luki.nt
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…