Kata Jubir Keluarga, Itu Kasusnya Fitnah Belaka, Sejak 2 Tahun Lalu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surabaya Pagi, surabaya Setelah ditetapkan tersangka MSA oleh penyidik Renakta Dirreskrimum Polda Jatim dan dilakukan pencekalan terhadapnya, Juru bicara keluarga anak Kiai di Jombang, MSA yang diduga melakukan pencabulan pada santrinya menyebut kasus pencabulan ini merupakan fitnah besar. Fitnah ini pun telah terjadi sejak dua tahun lalu. Salah satu juru bicara keluarga yang juga menjadi Sekjen DPP Organisasi Shiddiqiyyah (ORSHID), Ummul Choironi menyebut pihaknya sudah mengetahui sejak dua tahun jika kasus ini akan mencuat. "Kasus hukum yang dialami MSA ini bagi kami di pesantren bukan suatu hal yang baru, karena yang diangkat ke ranah hukum pada tahun kemarin, itu sudah kami ketahui 2 tahun yang lalu ketika permasalahan itu muncul di internal pesantren kami," kata Ummul, Rabu (29/1/2020). Bahkan, Ummul menyebut isu ini muncul dari Keluarga Kiai, tepatnya istri kedua Kiai. Isu ini berawal dari kemunculan video ke para santri. Video tersebut berisi pengakuan santri korban pencabulan MSA. "Pada awalnya kami sama-sama tidak tahu sikap apa yang harus kami ambil karena terus terang saja, isu itu muncul memang dari salah satu pihak keluarga Bapak Kiai, karena perlu diketahui bahwa Kiai mempunyai dua istri. Yang istri pertama adalah yang melahirkan MSA. Yang kedua Ibu Endang," ungkap Ummul. "Awal kita mendengarkan itu, ini di internal kami ada pertanyaan tentang video yang dibuat dan beredar tentang pengakuan dari pelopor. Itu sebenarnya pada waktu itu sudah diedarkan di internal murid-murid. Pada waktu itu terjadi perpecahan di internal kami, karena kami melihat ini adalah masalah dua keluarga yang berbeda dari keluarga kiai," paparnya. Usai keluarnya kabar tersebut, Ummul menyebut banyak anggota yang pro dengan istri kedua dan mempercayai kabar yang beredar. Namun, tak lama, ada pernyataan kiai yang menegaskan jika hal tersebut merupakan fitnah. "Setelah video maupun pernyataan itu beredar, bapak Kiai membuat pengajian menyampaikan di dalam pengajian yang itu. Baik disampaikan di umum artinya internal murid-murid, maupun di pengajian khusus terkait dengan orang-orang ini tadi yang menyebarkan informasi. Dan ini beliau menyebut mereka itu adalah sebagai gerombolan fitnah," ungkap Ummul. Sebelumnya, kasus ini berawal dari laporan salah satu santri MN yang menyebut mendapatkan Pencabulan dari anak Kiai yang juga pengurus Pondok Pesantren di Ploso, Jombang, MSA. Korban mengaku dipaksa hingga diancam dan dijanjikan akan menjadi istri MSA. Kini, polisi telah menetapkan MSA sebagai tersangka dan telah melakukan pemanggilan sebanyak dua kali. Kasus ini juga telah diambil alih oleh Polda Jatim. Selain itu, polisi juga mengancam akan menjemput paksa MSA jika tak kunjung hadir memenuhi panggilan polisi.nt
Tag :

Berita Terbaru

Gegara Vidio Call Berakhir Bullying di MTS, Kini dalam Penanganan Sat Reskrim Polres Blitar

Gegara Vidio Call Berakhir Bullying di MTS, Kini dalam Penanganan Sat Reskrim Polres Blitar

Minggu, 23 Agu 2026 11:03 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Menindaklanjuti informasi yang diterima melalui layanan Call Center 110 terkait dugaan aksi bullying terhadap pelajar di wilayah…

Dorong Gerakkan Ekonomi Desa, Pemkab Magetan Dukung BUMDes UMKM Fair

Dorong Gerakkan Ekonomi Desa, Pemkab Magetan Dukung BUMDes UMKM Fair

Minggu, 23 Agu 2026 10:58 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinilai mampu menggerakkan ekonomi rakyat di tingkat desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, berkomitmen mendukung ajang…

Lewat Inovasi Digital Berbasis AI, Pemkot Surabaya Terus Perkuat Iklim Investasi

Lewat Inovasi Digital Berbasis AI, Pemkot Surabaya Terus Perkuat Iklim Investasi

Minggu, 23 Agu 2026 10:41 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memperkuat iklim investasi di kota setempat sekaligus mempermudah para pelaku usaha, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Meriahkan HUT RI ke-81,  Pemdes Janti Gelar Jalan Sehat Pererat Silaturahmi Antar Warga

Meriahkan HUT RI ke-81,  Pemdes Janti Gelar Jalan Sehat Pererat Silaturahmi Antar Warga

Minggu, 23 Agu 2026 10:18 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 10:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Suasana meriah mewarnai peringatan HUT ke - 81 Republik Indonesia di Desa Janti, Kecamatan Tarik. Ribuan warga tumpah ruah…

Kejaksaan Didesak Telusuri Uang Anggota KPRI Sejahtera Jombang yang Capai Miliaran

Kejaksaan Didesak Telusuri Uang Anggota KPRI Sejahtera Jombang yang Capai Miliaran

Sabtu, 22 Agu 2026 18:51 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 18:51 WIB

SURABAYA PAGI, Jombang- Aktivis dari LSM ALMAS Independen, Arifin mengungkapkan kejanggalan dalam kasus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera…

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 120 regu pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Lomba Gerak Jalan Merah Putih Kota Mojokerto, Sabtu (2…