Ning Ita Letakkan Batu Pertama Pembangunan Sentra PKL Benpas Senilai Rp. 11

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari meletakkan batu pertama proyek pembangunan sentra pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Benteng Pancasila (Benpas) Kota Mojokerto, Jumat (31/01/2020) sore. Seremonial ini menandakan dimulainya pembangunan kembali sentra PKL yang terbakar habis pada 23 September 2017 lalu. Tak tanggung-tanggung, pembangunan sebanyak 240 kios PKL ini menelan anggaran senilai Rp 11.2 miliar. Ning Ita, sapaan akrab Walikota Mojokerto mengatakan, pembangunan sentra PKL ini mengunakan dana penugasan dari Kementerian PUPR yang diusulkan pada tahun 2018 lalu dan direalisasikan pada tahun 2019. “Anggaran proyek ini berawal dari dana penugasan kementerian PUPR yang saya usulkan tahun 2018 lalu, masuk kategori bencana dan masuk dana penugasan tahun 2019,” terangnya. Ia menyebut, masuknya dana penugasan ini melalui mekanisme tender sehingga pemenang baru muncul pada tahun 2019 kemarin. Sehingga pada awal tahun ini baru bisa dilakukan proses pembangunan. "Sesuai dengan pengajuan proposal nantinya akan dibangun sebanyak 240 kios, jumlah tersebut sudah lebih dari jumlah pedagang eks alun alun. Di targetkan proyek ini akan selesai selama tujuh bulan ke depan," cetus Ning Ita. Ia juga menjelaskan jika pasar ini nantinya akan ada suasana etnik kemajapahitan yang akan disesuaikan dengan kearifan lokal. Hanya pedagang yang teradaftar di Disperindag yang bisa menempatinya, terutama warga Kota Mojokerto. Ini sesuai dengan misi pemerintah kota yaitu membangun usaha kecil yang berbasis kerakyatan. "Bahwa proyek ini nantinya akan memiliki etnik kemajapahitan sesuai kearifan lokal, namun bentuk strukturnya mengikuti apa yang ada di Kementrian, kalau untuk siapa yang menempati tentunya adalah yang sudah terdata di Disperindag" tegasnya. Sebelumnya, bahwa tender pengerjaan pasar satu lantai ini dimenangkan PT Karya Bumi Indah. Giat Pre Contraction Meeting (PCM) antara pihak PUPR, Disperindag Kota Mojokerto dan pelaksana dilaksanakan Rabu (29/1/2020) siang. Disela-sela pemetaan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo mengungkapkan hasil dari PCM tersebut. Tampaknya pihak kontraktor tak dapat mengeksekusi pembangunan sesuai skema awal yang sedikit lebih jumbo. "Ini tadi awalnya akan dibangun 248 kios. Tapi setelah diukur lagi akan ada sekitar 15 kios di bagian belakang dan tiga disamping yang tidak dapat dibangun karena keterbatasan lahan," terang Ruby Hartoyo. Walaupun demikian, mantan Kadishub itu memastikan jika kios baru itu nantinya akan menampung seluruh pedagang eks Alun-alun. "Tetap bisa ditampung. Artinya kan tetap ada sisa sekitar 26 kios lagi," imbuhnya. Ruby mengungkapkan masa pelaksanaan pembangunan tersebut yakni tujuh bulan. "Tujuh bulan. Dan seluruh proyek dibawah PUPR. Disperindag hanya selaku OPD yang membidangi," imbuhnya. Sementara itu, Kabid Perdagangan Disperindag, Kota Mojokerto, Ganesh Krisnawan mengungkapkan program pembangunan kembali pasar ini adalah usulan dari Pemkot. Pembangunan ini diajukan ke pusat karena bersifat darurat. "Pembangunan diusulkan ke Pemerintah Pusat karena disana ada anggaran darurat seperti ini. Kita hanya meminta anggaran. Teknis lelang sampai pelaksanaan PUPR semua. Kita hanya menyediakan lahannya saja," tambahnya. Pembangunan yang akan dimulai Jumat esok tidak termasuk vitalisasi lahan parkir. "Untuk lahan parkir, akan kita ajukan di PAK (Perubahan APBD). Karena didalam skema ini tidak mencakup itu semisal untuk pavingisasi atau pembangunan sejumlah fasilitas penunjang," pungkasnya.dwi
Tag :

Berita Terbaru

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sidang dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2019 untuk Yayasan Pondok Pesantren Al Ibrohimi, Manyar, G…

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT PLN (Persero) telah diselenggarakan di kantor Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (…

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Jawa Timur, dukungan kepada Emil Elestianto Dardak untuk k…

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komitmen Partai Demokrat untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat t…

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyatakan Sensus Ekonomi 2026 mempunyai peran strategis sebagai dasar penyusunan kebijakan …

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…