Jatanras, Bongkar Sindikat STNK Palsu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surabaya Pagi, surabaya Dengan berlakunya Elektronik Tilang, semakin mempermudah, kepolisian untuk mengungkap pencurian kendaraan bermotor. Dan kali ini, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, membongkar sindikat pemalsuan STNK. Terungkap ini, dimana saat itu,sebuah mobil dihentikan polisi saat melintas di jalanan Surabaya, lantaran dicurigai memakai plat nomor polisi tidak sesuai. Setelah dihentikan, polisi mendapati STNK dan plat nomor polisi mobil itu palsu. Informasi yang didapat di lapangan menyebut, mobil itu dihentikan polisi lalu lintas dua pekan lalu. Mobil Toyota Avanza bernopol L 1601 TS berikut STNK dan pengemudinya, diserahkan ke Ditreskrimum Polda Jatim untuk penyelidikan lebih lanjut. "Kami terjunkan Tim Subdit Jatanras untuk melakukan penyelidikan STNK diduga palsu itu, serta asal usul mobil tersebut," kata Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Pitra Ratulangi, Senin (3/2/2020). Tim Subdit Jatanras dipimpin Kasubdit Kompol Oki Ahadian Purwono, kemudian melakukan pemeriksaan intensif terhadap pengemudi untuk mengetahui asal usul mobil yang dikemudikannya itu. Selain itu, tim ini juga memeriksa nomor rangka dan nomor mesin mobil untuk memastikan nomor polisi yang teregistrasi secara resmi di kepolisian. Anggota melakukan pemeriksaan secara detail STNK palsu tersebut. "Dari hasil pemeriksaan terungkap, seharusnya mobil itu bernomor polisi B 2168 UFH," jelas Pitra Andreas Ratulangi di Polda Jatim. **foto** Atas temuan itu, Tim Jatanras langsung menyebar untuk memburu tempat asal mobil itu. Juga untuk mengungkap siapa pembuat STNK palsu atas mobil tersebut. "Alamat-alamat dan orang-orang yang kami curigai terlibat dalam kasus ini sudah teridentifikasi. Tim kami sudah menyebar untuk melakukan kroscek dan penindakan," bebernya. Pitra berharap, teridentifikasinya alamat-alamat dan sejumlah orang yang diduga terlibat pemalsuan STNK mobil tersebut, bisa menjadi pintu masuk pihaknya untuk mengungkap semua orang yang ada di dalam jaringan atau sindikat pemalsuan dokumen.nt
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…