Hanya Sebentar, Era Kaisar Yongzheng Sangat Makmur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Napak Tilas Kekaisaran Dalam Dinasti China Kuno (8) SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -Kaisar Yongzheng (13 Desember 1678 - 8 Oktober 1735), lahir Yinzhen, adalah kaisar kelima dariDinasti Qing yang dipimpin Manchu dan kaisarQing ketiga yang memerintah China. Ia memerintah dari 1723 hingga 1735. Penguasa yang bekerja keras, tujuan utamaKaisar Yongzheng adalah untuk menciptakan pemerintahan yang efektif dengan biaya minimal. Seperti ayahnya, Kaisar Kangxi, Kaisar Yongzheng menggunakan kekuatan militer untuk mempertahankan posisi dinasti. Pemerintahannya dikenal karena despotik, efisien, dan penuh semangat. Meskipun pemerintahan Yongzheng jauh lebih pendek daripada ayahnya (Kaisar Kangxi) dan putranya (Kaisar Qianlong), era Yongzheng adalah periode kedamaian dan kemakmuran. Kaisar Yongzheng menindak korupsi dan mereformasi administrasi keuangan. Pemerintahannya melihat pembentukan Dewan Agung, sebuah lembaga yang memiliki dampak besar pada masa depan dinasti Qing. Sejarah Kaisar Yongzheng diliputi penuh debat mengenai kenaikan tahtanya. Banyak yang mencurigai Yongzheng merebut tahta dari saudara kandungnya, Yinti,Pangeran ke-14. Namun, para ahli menyatakan bahwa tidak ada bukti yang mendukung Yongzheng memalsukan titah terakhir Kangxy. Walaupun beliau kurang dikenal daripada Kaisar Kangxy dan anaknya, Kaisar Qianlong, Yongzheng memerintah selama 13 tahun namun penuh efisien dan dengan penuh kehebatan. Maka dari itu, Yongzheng dikenal sebagai salah satu Kaisar terhebat jaman dahulu, disamping ayahandanya dan anaknya. Selama pemerintahannya, administrasi Qing dipusatkan dan direformasi untuk menjamin periode harmonisasi. Sebuah kelanjutan pengembangan China. Yonngzheng dikenal sosok yang paling anti korupsi dan tak segan menghukum pejabat siapapun, tak memandang bulu ketika diketahui bersalah melanggar aturan. Cool! Yongzheng mereformasi administrasi keuangan dan menguatkan authoritas tahtanya dengan menyatukan kepimpinan Eight Banners (Divisi Militer Manchu yang paling elite) dibawah kekuasaannya. Pemerintahan Qing mendorong penyelesaian daerah barat daya, menempatkan Pejabat Bangsa Han di pos yang penting, dan menggunakan militer untuk menjaga garis batas wilayah China. Setelah naik tahta, hal yang pertama yang beliau lakukan yaitu mengeluarkan Pangeran ke-13, Yinxiang, sekutu lamanya dan juga orang yang paling dekat denganya. Kemudian dia mengeluarkan kebijakan baru yang sangat menguntungkan untuk perkembangan Dinasti Qing. Diantaranya, menstabilkan militer, melemahkan kekuasaan para pangeran, Yongzheng memperbaiki peraturan pajak yang berdasarkan luas tanah yang dimiliki. Mengendalikan kekosangan kas akibat dari kebocoran dana akibat korupsi. Yongzheng pun membuat peraturan baru untuk menentukan penerus kerajaan. Peraturan dimana Kaisar menulis secara rahasia nama penerus di dua kertas secara terpisah, kemudian satu diletakan di kotak terkunci di simpan di Istana Qianqing. Kaisar sendiri memegang satu kertas yang sama persis, disembunyikan secara pribadi oleh Kaisar sendiri. Saat Kaisar mangkat, Perdana Menteri akan mengeluarkan kertas dari kotak dan menyamakan dengan milik sang Kaisar. Jika sama, maka nama yang tercantum di kertas akan menjadi Kaisar berikutnya. Sejak itu tidak ada lagi perdebatan akan tahta kerjaan. Walaupun Yongzheng hanya memerintah 13 tahun, dia meletakan fondasi yang kuat untuk pemerintahan Qianlong. Tanpa dukungan Yongzheng, Qianlong bisa jadi tidak akan menjadi Kaisar sehebat yang sekarang dikenal. Kaisar Yongzheng wafat pada tahun 1735 saat berumur 58. Ada pihak yang menyatakan dia dibunuh, namun kenyataan yang logis, dia overdosis obat yang katanya mampu memperpanjang umur, mengingat dia berkerja terlalu keras selama hidupnya. Yongzheng di makamkan di komplek pemkaman Tailing (Elhe Munggan dalam bahasa Manchu), wilayah barat Qing, 20 km/75 mil dari baratdaya Beijing.
Tag :

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…