Polisi Masih Perdalam Korban Lain Pendeta HL

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surabaya Pagi, Surabaya Polda Jatim membeberkan perkembangan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum Pendeta di Kota Surabaya, Senin, (9/3/2020) pukul 13.15 WIB. Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, didampingi Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dan Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Pitra A. Ratulangie, membeberkan perkembangannya. Kapolda menyebut jika kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum Pendeta berinisial HL, dan sudah dilakukan penahanan. Kita ketahui, jika tersangka ditahan itu diduga akan pergi ke luar negeri yaitu ke Amerika. Itu diketahui setelah mengganti plat nomor kendaraannya serta nomer ponsel miliknya. "Saat ini, petugas masih terus melakukan pendalaman dan dugaanya korban seksual yang dilakukan tersangka ini lebih dari satu orang," sebut Irjen Pol Luki Hermawan, Senin (9/3/2020). Sekedar diketahui, Pendeta berusia 57 tahun warga Prapen Indah Blok S, Surabaya tersebut adalah Ketua Sinode Gereja Happy Family Center sejak tahun 2011 berdasarkan surat pengangkatan dari kementrian agama. Dan untuk Gelar Doktor Institute Injil Indonesia di Batu Jawa Timur berijazah tahun 2015. Modus operandinya, sejak tahun 2005 tersangka memaksa memeluk badan korban dengan erat sampai tidak bergerak, mencium bibir, memaksa korban telanjang, mencium badan korban, menyuruh korban memegang kemaluan pelaku. Bukan hanya itu, juga memasukan alat kelamin pelaku kedalam mulut korban untuk dihisap hingga keluar sperma dan sperma tersebut dipaksa untuk ditelan oleh korban. **foto** Pelaku juga mengancam dengan kata-kata "Kamu jangan bilang/kasih tau siapa-siapa apalagi ortumu, jika kamu kasih tahu maka saya hancur dan kedua orangtuamu juga akan hancur, suamimu kedepan tidak perlu tau". Setelah dicabuli, korban diajak berdoa meminta kepada Tuhan agar bisa berdua lagi seperti ini dan minta korban faith kepada Tuhan bahwa hal ini normal antara ayah dan anak angkat. Sedangkan lokasi pencabulan yang dilakukan di area gereja. Pitra meluruskan soal lokasi cabul, itu dilakukan diarea gereja. Dan saat itu istri pendeta HL yang dinikahi sejak tahun 1995, juga seorang pendeta, juga memberikan ceramah kepada jemaat, nah ketika ditinggal itulah HL dan korban yang ada di ruang pendeta dicabuli. Alasan tersangka melakukan pencabulan karena pada saat korban IR berumur 12 tahun, bodynya seperti sudah kuliah.nt
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…