Pameran HoS Kenang Tokoh Musik Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tidak hanya sebagai sarana hiburan, musik memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat misalnya sebagai media untuk berekspresi, menyuarakan pendapat, juga sebagai penyemangat. Dalam rangka memperingati Hari Musik Nasional, Hos Sampoerna bekerjasama dengan Museum Musik Indonesia, dan beberapa museum lainnya serta Komunitas dan kolektor kaset lama menggelar pameran museum bertajuk merdeka bermusik. Nantinya para kolektor ini akan memamerkan beberapa benda koleksi mereka seperti piringan hitam, kaset, alat musik, dan juga koleksi pribadi mereka. Koleksi tersebut dihadirkan untuk mendukung tema besar merdeka bermusik. Sebanyak lebih dari 250 koleksi akan ditampilkan untuk menunjukkan perjuangan musisi dalam bermusik era 1945-1998 Tidak hanya sebatas pameran, HoS juga akan menghadirkan beberapa musisi senior seperti Sylvia Saartje dan Susy Nander dalam pembukaan. Manajer HoS, Rani Anggraini mengatakan, ini merupakan pameran indonesia bermusik ke dua untuk memperingati Hari Musik Nasional. Selain itu pameran musik ini juga turut meramaikan 75 tahun indonesia merdeka. "Ini menjadi benang merah seluruh program yang kami gelar selama 2020. Di pameran ini pula kami mengangkat tokoh-tokoh musik Indonesia, yang melalui karyanya ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia," katanya. Sementara itu Kepala UPTD Tugu Pahlawan, Museum Balai Pemuda dan THR, Rudi Ismet S.ST mengatakan, pameran merdeka bermusik ini tidak hanya sekedar untuk menunjukkan bahwa musik-musik berbentuk hardware seperti kaset, atau piringan hitam, tapi juga menunjukkan spirit untuk memberikan motivasi bahwa musik tidak hanya sekedar di dengarkan, tetapi juga ada penjiwaan didalamnya. "Salah satu tujuannya memberikan edukasi pada pengunjung, bahwa tokoh-tokoh musik juga merupakan para pahlawan namun berbeda dengan mereka yang di medan perang. Dan di Indonesia punya banyak musisi hebat di jamannya," jelas Ismet. Sebagi informasi, kegiatan tersebut berlangsung sejak 11 Maret hingga 26 April 2020 bertempat di Residence HoS.Indra
Tag :

Berita Terbaru

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…