Siaga Corona, Bupati Kediri Bentuk Tim Penanganan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Bupati Kediri, dr. Haryanti Sutrisno membentuk tim gugus tugas penanganan virus Corona (Covid-19). Pembentukan tim penanganan ini untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut di wilayah Kabupaten Kediri. Bahkan semua kegiatan yang berpotensi melibatkan massa diintruksikan penundaan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penundaan kegiatan yang potensi pengumpulan massa seperti Car Free Day (CFD), pentas seni, olahraga, tempat wisata, upacara dan apel bersama ditiadakan. Bahkan kegiatan upacara Hari Jadi ke-1216 Kabupaten Kediri di halaman Pemkab Kediri yang akan dimeriahkan tari kolosal melibatkan ribuan murid SD dan guru Musyawarah Guru Bidang Studi (MGBS) juga ditunda. “Demikian juga dengan kegiatan kunjungan kerja dan penerimaan kunjungan dari daerah terjangkit Covid 19 juga dibatalkan, baiknya kunjungan ke seminar-seminar dan pertemuan besar ditunda terlebih dulu untuk mencegah persebaran virus,” ujarnya Selasa (17/3/2020). Seiring dengan pernyataan siaga, Pemkab Kediri membentuk tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19. Diharapkan dengan pembentukan tim tersebut warga Kabupaten Kediri tidak terpapar virus Corona. “Hal ini dilakukan untuk mencegah persebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Kediri. Perlu sinergi dan koordinasi dari Pemkab Kediri hingga tingkat desa untuk sosialisasi dan cegah Covid 19. Sementara kantong-kantong daerah Pekerja Migran Indonesia (PMI) juga perlu diimbau untuk bisa cegah tangkal terhadap Covid 19 ini,” ujarnya. Namun demikian Bupati meminta masyarakat tetap tenang dan senantiasa cepat konsultasi ke dokter terdekat jika mengalami bersin, batuk disertai deman tinggi di atas 38 derajat celcius seperti gejala virus Corona. Diungkapkan, sementara tiga orang yang sempat diperiksa tim medis RSUD Pelem Pare dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) dinyatakan negatif karena sakit batuk dan pilek biasa. Sementara satu orang lagi masih dalam pengawasan dan observasi. Telah ditetapkan PAUD, TK, SD, SMP libur belajar mengajar di sekolah 16-29 Maret. Selama libur tersebut mereka diimbau tidak banyak beraktivitas di luar rumah. Keluar rumah jika untuk kepentingan yang mendesak dan kegiatan keluarga. Bupati sangat berharap peran orang tua dengan melakukan pengawasan anak anaknya agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah. Pasalnya, penularan virus Corona melalui udara dan potensi tertular bila beraktivitas di luar rumah, apalagi bisa ditularkan juga dari orang ke orang. Sebagai antisipasi juga, masyarakat diimbau menjaga hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat, gizi seimbang, istirahat cukup dan rutin berolahraga. Membiasakan cuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menghindari kontak fisik dengan besalaman atau cipika cipiki. “Jika batuk pilek agar memakai masker. Pada saat batuk/bersin agar menutup mulut dan hidung dengan tisu, saputangan atau lengan dalam,” ujar Bupati Hariyanti yang juga seorang dokter. Sementara itu, dr Eko Hariadi Direktur RSUD SLG menambahkan, tertularnya virus ini karena ada Orang Dalam Risiko (ODR) ada riwayat kontak dan terinfeksi dengan orang atau dari negara yang terjangkit tapi belum sakit. Namun jika orang tersebut batuk, pilek, panas dan suhu tinggi 38 derajat celcius jadi Orang Dalam Pengawasan (ODP). “Kalau ODP ini diketahui punya riwayat baru bepergian dari Singapura atau China, saat dilakukan foto rontgen hasilnya ada bercak dalam paru yang disebut pneumonia. Orang ini masuk dalam tahap Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Adv/kominfo
Tag :

Berita Terbaru

Harga Terjun Bebas, Peternak Magetan Gelar Aksi Protes Bagi-bagi 3 Ton Telur Gratis ke Jalanan

Harga Terjun Bebas, Peternak Magetan Gelar Aksi Protes Bagi-bagi 3 Ton Telur Gratis ke Jalanan

Kamis, 07 Mei 2026 14:49 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena anjloknya harga telur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur memicu aksi protes keras para peternak telur ayam di wilayah…

5 Faktor Spesifikasi yang Menentukan Harga Laptop ASUS Terbaru 2026

5 Faktor Spesifikasi yang Menentukan Harga Laptop ASUS Terbaru 2026

Kamis, 07 Mei 2026 14:05 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM :Perkembangan laptop menghadirkan berbagai pilihan dengan rentang harga yang cukup beragam. Hal ini membuat harga laptop ASUS terbaru tidak…

Tarif Tiket Mulai Rp10 Ribu, Wisata Pantai Karanggongso Mampu Dongkrak PAD di Trenggalek

Tarif Tiket Mulai Rp10 Ribu, Wisata Pantai Karanggongso Mampu Dongkrak PAD di Trenggalek

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menyuguhkan banyak destinasi wisata favorit alam yang wajib dikunjungi, salah satunya Pantai…

Penjualan Hewan Kurban di Kota Madiun Ramai Pembeli, Harga Kambing Mulai Rp2,8 Juta

Penjualan Hewan Kurban di Kota Madiun Ramai Pembeli, Harga Kambing Mulai Rp2,8 Juta

Kamis, 07 Mei 2026 13:11 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dua pekan menjelang Hari Raya Idul Adha, aktivitas penjualan hewan kurban di Kota Madiun mulai menunjukkan tren positif dan dipenuhi…

Sidak Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, DKPP Kota Blitar Temukan Sapi Terjangkit LSD

Sidak Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, DKPP Kota Blitar Temukan Sapi Terjangkit LSD

Kamis, 07 Mei 2026 13:00 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar…

Kawasan Jalan Zaenal Zakse Lebih Lenggang Pasca Penertiban Pasar Kebalen Kota Malang

Kawasan Jalan Zaenal Zakse Lebih Lenggang Pasca Penertiban Pasar Kebalen Kota Malang

Kamis, 07 Mei 2026 12:50 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menyusul kebijakan penertiban besar-besaran oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terhadap praktik jual beli yang memakan badan…