Perantauan Yang Terlanjur Mudik Harus Diperiksa di Puskesmas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Ribuan warga Lamongan yang berada di perantauan mulai resah, terkait mewabahnya virus corona covid-19 yang tak kunjung berakhir. Bahkan ratusan warga yang sebagian bekerja di warung pecel lele dan soto ini beberapa hari ini sudah memulai memutuskan kembali ke kampung halamannya. Dan data yang diterima oleh surabayapagi.com warga perantauan yang sekarang di kampung halamannya sekitar 900 orang, dan jumlah ini terus bertambah. Karena gelombang warga perantauan yang ingin kembali ke kampung halaman terus bertambah, bupati bersama Forkopimda terus melakukan antisipasi dan persiapan dini, salah satunya mensiagakan Puskesmas yang ada di Kecamatan-kecamatan untuk membantu melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat. "Saya minta kepada semua Forkopimcam untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan terus melakukan koordinasi dengan Kades dan jajaran pemerintah desa, agar warga yang baru datang dari perantauan untuk didata," kata Fadeli bupati Lamongan saat melakukan Teleconference dengan Forkopimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) se - Kabupaten Lamongan di ruang rapat Bina Praja, Senin(30/3/2020). Selain didata kata Fadeli, ia meminta pemdes dan Forkopimcam untuk memfasilitasi terhadap warga yang pulang, agar diperiksa di Kecamatan terlebih dahulu sebelum masuk rumah masing-masing. Selain itu bupati juga meminta semuanya bergerak bahu membahu untuk melakukan penyemprotan disinfektan terus dilakukan. Tak hanya itu seluruh wilayah di Lamongan harus menerapkan physical distancing dan melakukan pengecekan kepada warga yang keluar masuk di kampung terutama warga yang datang dari luar kota. Selain itu, Pihak Kecamatan harus intens melakukan komunikasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam penanganan pandemi global ini. Ia juga berharap, warga Lamongan yang saat ini masih berada di wilayah perantauan untuk sementara tidak pulang kampung. "Saya menghimbau warga yang berada di perantauan untuk tidak pulang kampung ini demi keselamatan bersama," terang Fadeli. Fadeli juga mengapresiasi desa-desa yang sudah menerapkan physical distancing, dan mulai saat ini diwajibkan desa dan dusun untuk melakukan physical distancing dan sosial Distancing. "Camat agar melaporkan Desa desa yang melaksanakan Physical distancing dan yang belum. Kira - kira apa kendala yang belum menerapkan," pinta Fadeli. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lamongan Taufik Hidayat memaparkan terkait penyebaran Covid 19. Penyebaran Covid 19 melalui 2 cara yakni transimisi interlokal dan tranmisi Lokal. Ini sangat penting pihak desa dan camat agar melakukan screening ke warga yang baru datang harus dari zona merah dan menekankan untuk memeriksakan diri ke Puskesmas dan tenaga kesehatan. "Kami minta bantuan kepada muspika untuk kesiapannya jika ada warga yang dari zona merah agar dilakukan pengawasan dan menganjurkan untuk mengisolasi diri," terang Jubir Gugus Tugas Covid 19 Lamongan.jir
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…