Anggarkan Rp 15 M Tangani Dampak Covid-19, Pemkab Tuban Bakal Selenggarakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Tuban- Pemkab Tuban mengalokasikan dana penanggulan dan penanganan Covid-19 di wilayahnya sebesar Rp 15 miliar. Jika masih kurang, dana tersebut akan ditambah sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan penanganannya. Pernyataan Wakil Bupati (Wabup) Tuban Noor Nahar Hussein pada wartawan, penanganan Covid-19 di Kabupaten Tuban sendiri sampai akhir bulan Maret sudah menelan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Yang alokasinya berbentuk kegiatan penyemprotan fasilitas umum dan lainya. "Penanganan awal sudah menghabiskan Rp. 1,5 Miliar untuk penyemprotan Disinfectan dan lainya. Serta telah dianggarkan sebesar Rp. 15 Miliat untuk penanganan dan jaring pengamanan sosial", terang Wabup Tuban dua periode tersebut. Noor Nahar juga menjelaskan, jaring pengamanan sosial yang dimaksud salah satunya adalah dengan langkah menyediakan pasar murah. Dimana pasar murah tersebut, akan diperuntukan bagi warga terdampak kebijakan pemerintah dalam menanggulangi Covid-19. Dalam hal ini termasuk tukang becak diarea Wisata religi sunan Bonang, pedagang kecil dan lainya yang mengalami resiko kesejahteraan. Pasar murah tersebut, diperinci oleh Noor Nahar bakal menyalurkan bantuan sembako dengan kalkulasi nominal sebesar Rp. 150 ribu tiap paketnya. Yang selanjutnya dapat dibeli oleh warga cukup dengan harga Rp. 10 Ribu saja. Dengan catatan, warga penerima tersebut belum masuk ke daftar penerima Bantuan sosial dari mananapun. Termasuk Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD). "Nanti nilainya Rp. 150 ribu, yang bisa dibeli warga hanya dengan harga Rp. 10 ribu saja," ungkapnya. Apa yang disampaikan oleh Noor Nahar. Mengundang tanggapan dari beberapa pihak. Salah satunya adalah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tuban yang menyatakan bakal mengawal penggunaan dana penanggulangan dan penanganan Covid-19. Sebab, penggunaan dana tersebut harus tepat sasaran. "Akan kami kawal, agar dana tersebut benar-benar tepat sasaran penggunaannya,’’ ujar M. Chanif Muayyad Ketua Umum (Ketum) PMII Cabang Tuban, Kamis (2/4/2020). Alumnus Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban itu juga meminta Pemkab agar transparan dalam penyaluran sembako melalui pasar murah. Transparasi tersebut diharapkan sejak dari peruntukanya untuk siapa saja sampai di mana lokasi pembagianya. Selain itu, menurutnya, pembagian sembako melalui pasar murah dapat diperluas wilayah dan insentisitasnya sehingga masyarakat terdampak dapat merasakan secara meratas. "Pemkab harus menjawab kegalauan masyarakat itu dengan informasi yang terbuka," tambahnya. Lebih lanjut, Chanif juga meminta agar pemkab juga dapat memberikan bantuan modal bantuan tunai untuk memastikan kehidupan tetap berjalan. Sebab, penerapan kebijakan pemerintah untuk menjaga jarak, tetap tinggal di rumah, bekerja dari rumah dan sejenis mematikan banyak kesempatan meraih nafkah. "Ini yang harus dipikirkan. Bagaimana nasib warga yang sudah tak bisa mengais nafkah lagi akibat adanya kebijakan tersebut. Di sana peran pemerintah sangat dibutuhkan," tandasnya. Kewenangan pelaksanaan program sembako murah, sesuai kewenangan dan tugas adalah berada di bawah Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban. Namun, hingga berita ini diturunkan, konfirmasi dari Surabayapagi.com belum ada jawaban.Wid
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…