DPRD Minta Gubernur Khofifah Transparan Dana Covid-19 Rp 2,3 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM - Anggota Komisi B DPRD Jatim, Aufa Zhafiri meminta Gubernur Khofifah Indar Parawansa transparan dalam penggunaan anggaran penanganan Covid-19 senilai Rp 2,348 triliun. Pasalnya, dana sebesar itu disebut setara dengan 6,8 persen dari total APBD Jatim 2020 sebesar Rp 35 triliun.
“Bu Gubernur harus transparan, karena anggaran itu (Rp 2,348 triliun, red) setara dengan 6,8 persen dari total APBD Jatim 2020 sebesar Rp 35 triliun,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (6/4).
Dana yang ada tersebut harus jelas berapa digunakan untuk penanganan penyebaran virus tersebut termasuk untuk keperluan tenaga medis. serta berapa yang akan digunakan untuk penanganan pasca penyebaran virus serta berapa untuk recovery ekonomi yang cukup terdampak saat ini.
Menurut Aufa, yang lebih dipikirkan lagi oleh Gubernur adalah recovery ekonomi. Dimana, menjadi sangat penting ketika pasca pandemi Covid-19. “Justru yang lebih penting ini adalah recovery,” imbuhnya.
Gubernur diharapkan bisa melakukan kalkulasi yang mendalam untuk memetakan mana cluster masyarakat yang benar benar terdampak, mana yang setengah terdampak dan mana yang masih bisa bertahan dengan kondisi saat ini.
Dengan adanya pembagian cluster yang jelas tersebut, maka akan jelas langkah langkah taktis didalam mengatasi perekonomian masyarakat akibat pandeminya virua ini di Jatim. “Nantinya akan jelas program apa yang harus dilakukan untuk mereka yang benar benar terdampak, mereka yang setengah terdampak, atau mereka yang masih bisa bertahan. Sehingga tidak hantam kromo satu program saja,” ungkapnya.
Dirinya kata Aufa, juga menyarankan, peran desa dengan memanfaatkan BUMdes yang dimiliki merupakan salah satu upaya dan cara dalam menjawab persoalan ekonomi masyarakat akibat bencana virus corona.
Menurut dia, perekonomian harus berputar didesa sendiri sehingga bisa dijadikan salah satu senjata dalam mengatasi keterpurukan ekonomi yang terjadi saat ini akibat penyebaran Covid-19 “Jangan kalau penuhi kebutuhan masyarakat desa diambil dari luar desa yang bersangkutan. Tapi bagimanan dipenuhi dari desa itu sendiri. Sehingga pemerintah memberi dana bantuan melalui BUMDes yang ada,” jelasnya.
“Desa harus bangkit bersama. Seluruh masyarakat harus kita genjot untuk memanfaatkan potensi dalam memenuhi kebutuhan masyarakatnya sendiri,” tambahnya.
Dikatakan Aufa, mereka yang memiliki ternak ayam petelur, ternak ayam potong maupun mereka yang memiliki bahan- bahan kebutuhan pokok seperti padi bisa ditampung oleh BUMdes untuk bisa dibeli masyarakat setempat.
“Dengan begitu maka kebutuhan masyarakat didesa tersebut bisa terpenuhi. Sehingga saat kondisi seperti ini mereka tidak kekurangan bahan kebutuhan. Sebab sudah dipenuhi oleh desa itu sendiri,” ungkapnya.rko
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…