SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Penyaluran bantuan sosial (bansos) masyarakat terdampak Covid-19 tahap pertama dari APBD Kabupaten Jombang, berupa bantuan langsung tunai (BLT) mulai dilakukan. Sebanyak 77.686 KK akan menerimanya.
Koordinator Bidang Pemulihan dan Layanan Dasar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Moh Saleh mengatakan, total bantuan tersebut sebanyak Rp 15.537.200.000 disalurkan untuk tahap satu. Pencairan tahap satu dimulai pada Rabu, (06/5) sampai Senin, (11/5).
"Ini baru tahap satu yang dicairkan. Nah, setelah tahap satu selesai selanjutnya akan ada evaluasi yang dilakukan camat," katanya, saat dikonfirmasi, Jumat (08/5/2020).
Saleh menjelaskan, tahap satu yang seharusnya diberikan pada bulan April diberikan pada bulan Mei. Untuk tahap dua yang seharusnya diberikan bulan Mei, diberikan bulan Juni.
"Sedangkan untuk bansos tahap tiga, yang seharusnya dilakukan pada bulan Juni akan diserahkan pada bulan Juli," jelasnya.
Selanjutnya Saleh memaparkan, untuk evaluasi yang dilakukan nanti, yakni melakukan pendataan ulang. Barangkali ada warga yang meninggal, atau data yang kurang pas.
“Nanti yang melakukan evaluasi camatnya. Untuk sisa yang tidak tercover bantuan APBD kabupaten, akan masuk ke bantuan Kemensos," paparnya
Saleh mengungkapkan, bantuan Kemensos juga akan diberikan dalam waktu dekat. Namun pastinya tanggal berapa belum tahu.
"Juknisnya juga baru turun kemarin. Rekening sudah kita kirimkan. Tinggal menunggu ditransfer, baru kita bagikan," ungkapnya.
Saleh berharap masyarakat mengerti jika kemampuan bantuan dari APBD Kabupaten Jombang dan provinsi hanya Rp 200 ribu.
"Harapan saya masyarakat menerima dengan lapang dada. Tidak membanding-bandingkan. Memang kemampuan APBD hanya Rp 200 ribu untuk 77.686 KK,” pungkasnya.(suf)
Editor : Redaksi