Eks Kapolda Jatim Bantu RS Bhayangkara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya- Mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin ternyata memiliki kepedulian terhadap rumah sakit milik Polda Jatim yang kini menjadi rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19.

   Menurut Machfud Arifin, dirinya memberikan bantuan untuk kepentingan penanganan Covid-19 seperti hazmat, masker N95, face shield, cabinet steri, sepatu boot, hand sanitizer, disinfektan, nurse cap atau penutup kepala dan pakaian pelindung diri hingga alat semprot disiinfektan ke manajemen Rumah Sakit Bhayangkara Samsoeri Mertojoso, Polda Jatim, Surabaya, Jumat (8/5/2020).

"Rumah sakit Bhayangkara ini kan salah satu rumah sakit rujukan kan penanganan Covid-19, jelas sangat membutuhkan alat pelindung diri, hand sanitizer untuk dokter untuk perawat," kata Machfud Arifin di sela memberikan bantuan ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

    Bantuan APD untuk tenaga medis ini sebelumnya sudah diserahkan oleh kandidat kuat calon Wali Kota Surabaya ini ke Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dan rumah sakit umum dr Soetomo.

   Hari ini bantuan diserahkan ke rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim dan rencananya bantuan juga diserahkan ke rumah sakit rujukan lainnya.

"Selain rumah sakit Bhayangkara kita juga memberikan bantuan kepada RSI, RSAL, kemudian rumah sakit Unair," tuturnya.

  Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim Kombes Pol dr Komang mengatakan rumah sakit Bhayangkara ini sebagai rumah sakit rujukan sangat membutuhkan sekali alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis.

"Kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dari para donatur dari mana saja, karena ini sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan. Karena rumah sakit Bhayangkara Samsoeri ini ditunjuk salah satunya sebagai rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 tingkat Jawa Timur dan Kota Surabaya," kata dr Komang.

     Sejak ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan, sampai saat ini sudah menangani 60 pasien. Dari jumlah tersebut, yang masih dirawat 25 pasien. Dari 25 pasien itu yang statusnya keluarga kepolisian hanya 8 orang.

"Jadi kami tidak semata-mata merawat keluarga anggota kepolisian saja, tapi kami juga melayani masyarakat umum, masyarakat Jawa Timur, masyarakat Surabaya," tutur dr Komang. alq

Berita Terbaru

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu bergerak menguat 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.887 per dolar AS…

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berkomitmen meningkatkan layanan pertanahan bagi masyarakat,…

Daop 8 Layani 9,78 Juta Pelanggan Hingga Triwulan III 2026

Daop 8 Layani 9,78 Juta Pelanggan Hingga Triwulan III 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:26 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:26 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melayani sebanyak 9.789.933 pelanggan selama Januari hingga September atau triwulan III 2026,…

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat hingga September 2026, jumlah perkara yang diajukan perempuan untuk mengakhiri perkawinan di…