Surabaya Pagi, surabaya Kapolda Jatim Irjen Pol. Muhammad Fadil Imran akan mengambil langkah tegas terhadap mereka yang menggangu Kamtibmas dimasa Pandemi Covid 19. Hal ini diutarakan Kapolda Jatim Irjen Pol. Muhammad Fadil Imron dimana setiap kebijakan pasti ada hitung hitungan untung rugi, dan kita mendukung kebijakan pusat, persoalan kemudian ada satu dua napi yang mendapat asimilasi, melakukan tindak pidana lagi nanti kita akan ambil langkah langkah edukatif, persuasif, sampai pada penegakan hukum. "Kita punya data jangan hanya katanya, cuman satu dan tidak terjadi di Jawa timur, kemudian seolah olah terjadi di Jatim, nanti saya akan evaluasi dan berapa data yang ada jika benar terjadi di Jatim, akan kita tindak tegas dengan edukasi"tegasnya. Kita ketahui Dikota Surabaya hampir dalam setiap harinya selalu ada tindak kejahatan, baik jambret maupun pencurian. Petugas Kepolisian juga kerap menindak tegas dengan tembakan, namun kejahatan jalanan tetap saja ada dan makin merajalela ditengah wabah Corona. Petugas Kepolisan Polrestabes Surabaya dalam hal ini Unit Jatanras, melalui Kanitnya AKP Iwan juga mengancam akan menembak pelaku kejahatan jalanan di kota Surabaya yang nekat beraksi ditengah Pandemi Covid-19."Kita akan tindak tegas pelakunya dengan tembakan sesuai arahan pimpinan,” tegas Iwan ketika pamerkan dua pelaku jambret Diponegoro di Mapolrestabes Surabaya.Terbaru, aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di Kota Surabaya tepatnya didepan Hotel Beverly, Jalan Hr.Muhamad, Mayjen Sungkono Surabaya. Disisi lain, Kapolda Jatim ingin memperkuat dan bersama sama upaya upaya untuk pencegahan Covid 19 di Jawa timur. Jajaran Jatim akan sekuat tenaga bahu membahu bersama pemerintah daerah bersama rekan rekan TNI, mengedepankan semangat guyub dengan gotong royong."Prioritas saya bagaimana penangan kepolisian terhadap Covid 19, selain itu juga saya sampaikan, akan mengawal kebijakan pemerintah untuk mencegah dan mengamankan jaring sosial dari pemerintah pusat, Jatim dan daerah.nt
Editor : Redaksi