Kok Bisa, Dua Kali, Pipa PDAM Dibocorkan Proyek Pembangunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lokasi proyek pembangunan UINSA, digenangi air PDAM yang bocor akibat terkena tiang pancang yang menghujam pipa berdiameter 1.000 mm milik PDAM di kawasan Gunung Anyar.
Foto: SP/pat
Lokasi proyek pembangunan UINSA, digenangi air PDAM yang bocor akibat terkena tiang pancang yang menghujam pipa berdiameter 1.000 mm milik PDAM di kawasan Gunung Anyar. Foto: SP/pat

i

Lagi-lagi, pipa air utama milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada di kawasan Gunung Anyar, jebol! Peristiwa jebolnya pipa PDAM itu terjadi pada Minggu (17/5/2020). Dampaknya, jebolnya pipa PDAM ini akibat terkena tiang pancang dalam proyek pembangunan kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, sekitar 120 ribu pelanggan di kawasan Surabaya Timur, terkendala. Jebolnya pipa PDAM akibat proyek sudah kali kedua. Pertama awal Maret 2020 yang terkena pancang pembangunan pelebaran Masjid di Perumahan Purimas, Gunung Anyar, Surabaya. Berikut laporan wartawan Surabaya Pagi Byta Indrawati, Septyan Ardianto dan Patrik Cahyo.

 

Dari pantauan Surabaya Pagi di lokasi, kebocoran diakibatkan saat tiang pancang proyek pembangunan kampus UINSA Surabaya merusak pipa utama PDAM. Alhasil, bocoran air PDAM pun menggenangi proyek di komplek masjid UINSA.

“Awalnya tidak ada masalah. Cuma saya tau-tau, air langsung muncrat dan lambah-lambah membanjiri proyek sini, mas,” ucap salah satu tukang yang ditemui Surabaya Pagi, Minggu sore kemarin.

Dari penelusuran, pipa PDAM yang bocor berukuran diamteter 1.000 mm yang mampu mengalirkan 1 liter air per detik kepada 80 pelanggan. Bahkan, dengan kebocoran ini, beberapa daerah yang terdampak air PDAM yang terganggu akan dimatikan oleh PDAM. Seperti di daerah Pondok Candra, PDAM Sidoarjo Pocan, Gunung Anyar, Purimas, Medokan Ayu, Rungkut Madya, Pandugo, Kedung Baruk, Semampir, Mulyosari, Sutorejo, Galaxy, Kenjeran, Nambangan, Bulak Rukem, Setro, Kedung Cowek, Tambak Wedi, dan Kedinding.

Hal itu dibenarkan Direktur Utama PDAM Surya Sembada Mujiaman, Minggu (17/5/2020). “Iya kena lagi ini (tiang pancang). Saat ini saya masih di lokasi untuk melakukan perbaikan,” kata Mujiaman.

Mujiaman mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak kontraktor yang melakukan pembangunan proyek tersebut. Bahkan prosedur agar tidak kena pipa PDAM juga sudah dilakukan.

Menurut dia, pipa yang kali ini jebol berada sekitar 500 meter dari pipa yang beberapa waktu lalu jebol karena kena tiang pancang dalam proyek pembangunan masjid di perumahan Purimas Gunung Anyar.

Mujiaman mengatakan perusahaan sudah menghubungi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dan Wali Kota Surabaya serta berkonsultasi dengan ITS agar tidak melakukan kegiatan di kawasan sekitar pipa air yang jebol. "Orangnya jik bandel. Kami sudah melarang melakukan kegiatan di situ. Tapi tetap saja tidak diindahkan. Jadinya seperti ini," ujarnya.
Dalam proses perbaikan, Mujiaman menyebut pihaknya membutuhkan waktu dua hari. Sedangkan untuk mengatasi dampak pipa mati, PDAM Surya Sembada menyediakan mobil tangki air.

 "Kami percepat dibanding yang dahulu. Sebab metode sudah tahu semoga lebih cepat, semoga dua hari selesai. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," ungkap Mujiaman.

 

Desak PDAM Minta Ganti Rugi

Kejadian itu pun sampai ke telinga anggota DPRD Kota Surabaya. Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Surabaya Mahfudz menuding Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara asal-asalan memberikan izin mendirikan bangunan.

Menurutnya, kesalahan pengembang dalam melakukan pembangunan proyek dan tidak tahu tentang adanya utilitas di bawah tanah tersebut, menandakan buruknya koordinasi antara Pemkot Surabaya sebagai stakeholder pemberi izin pembangunan bangunan, kontraktor atau pengembang dan PDAM Surya Sembada yang memiliki jaringan utilitas.

"Saya berani bilang, itu berkat kesembronoan Pemkot Surabaya. Mereka asal ngasih izin gitu aja. Sudah berapa pipa PDAM yang bocor karena proyek? Tahun ini saja sudah dua. Apa itu bukan sembrono?," kata Mahfudz, kemarin.

Senada dengan Mahfudz, Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni, meminta PAM Surabaya meminta ganti rugi kepada kontraktor pelaksana yang mengerjakan proyek di kampus UINSA ini yakni PT Adhi Karya. “Belajar dari Puri Mas dulu, maka sambil menunggu perbaikan, PDAM siagakan betul mobil tangki, bebankan pengelurannya ke Kontraktor, BUMN kok ceroboh. Yang kedua Call Center PDAM harus aktif, jangan sampai seperti dulu lagi. Jadi setiap satu sen kerugian PDAM, bebankan ke Adhi Karya,” tegas Arif Fathoni. n byt/tyn/pat

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…