SURABAYA PAGI, Lamongan - Meski trend terkonfirmasi virus covid-19 di Lamongan terus naik, namun patut disyukuri masyarakat yang positif dan dinyatakan sembuh sudah capai 16 warga.
Diharapkan angka kesembuhan ini terus meningkat, dan jumlah terkonfirmasi virus yang sudah melumpuhkan sendi kehidupan di dunia ini stagnan. "Alhamdulillah sampai hari ini sudah ada 16 warga yang sudah sembuh dari virus covid-19 ini," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Lamongan, dr Taufik Hidayat, Senin (18/5) siang.
Disebutkan olehnya, kesembuhan adalah karena utamanya daya tahan tubuhnya bagus, sedangkan obat yang dikonsumsi adalah penunjang dari kesembuhannya. "Penunjang kesembuhan adalah karena daya tahan tubuhnya bagus," ungkapnya.
Sementara itu, selama ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Lamongan telah melakukan rapid test terhadap 7 ribu. “Tujuan dari rapid test adalah jika menemukan warga yang reaktif segera dilakukan penanganan, termasuk kemudian dilakukan swab,” ungkap Taufik.
Dari rapid test tersebut, lanjutnya, ditemukan sebanyak 230 reaktif, 64 positif. “Dan selah dilakukan penanganan, diantarannya dilakukan isolasi dan menjaga pola makan yang sehat, 16 diantaranya dinyatakan sembuh,” jelas Taufik.
Hal senada juga disampikan Ketua GGTPPC Lamongan Fadeli yang memapaparkan rapid test atau tes rapid massal sebanyak-banyaknya ini sengaja dilakukan untuk bisa segera menemukan yang positif, kemudian diisolasi agar tidak menularkan dan ditangani secara medis agar tidak terlambat.
Beberapa tempat keramaian sudah disasar untuk dilakukan tes rapid massal. Seperti pasar, tempat pelelangan ikan dan perusahaan padat karya. Dan hingga saat ini GTPPC Lamongan sudah melaksanakan hingga 5.229 rapid. Termasuk melalui Afias 6 yang dibeli secara mandiri.
“Kesadaran masyarakat Lamongan untuk memakai masker ketika diluar rumah cukup tinggi. Tadi saya lihat (di pasar) hanya satu dua yang tidak memakai. Memakai masker merupakan salah satu upaya untuk mencegah merebaknya Covid 19,” kata Fadeli. Kesadaran tentang pencegahan virus Corona itu juga terjadi di pasar, “ misalanya di Pasar Sidoharjo, penjual dan pembeli di pasar sudah dapat diatur dengan baik, sehingga tidak bergerombol," usai Fadeli.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Lamongan berharap warga Lamongan memakai masker saat melakukan aktifitas di luar rumah. Hal itu untuk menghindari semakin merebaknya virus Corona. Selain itu harus membiasakan cuci tangan.jir
Editor : Redaksi